Baku Hantam di Pangandaran Usai Dicegat OTK
Suasana malam takbiran di Pangandaran, Sabtu (21/3/2026) lalu, ternoda oleh aksi kekerasan. Di Dusun Ciokong, Desa Sukaresik, sebuah perkelahian pecah di pinggir jalan. Bermula dari pencegatan terhadap dua pemuda yang sedang dalam perjalanan pulang.
Galih dan Ipong baru saja menghadiri lomba ngabedug yang diadakan Polres setempat. Mereka melaju pulang dengan sepeda motor, tanpa menduga bakal dihadang. Tiba-tiba saja, beberapa orang tak dikenal naik dua motor menghadang dan memepet mereka.
Korban berusaha kabur, terus gas. Tapi para pelaku nampaknya ngotot. Kejar-kejaran pun terjadi, berakhir di wilayah Dusun Ciokong, kampung halaman Galih dan Ipong sendiri.
Di situlah situasi meledak. Adu mulut tak terelakkan, panas, dan eskalasinya cepat sekali. Hanya hitungan menit, pertikaian verbal berubah jadi baku hantam. Tinju dan tendangan pun saling melayang di tepi jalan yang gelap.
Artikel Terkait
Pangkasan AS di Baghdad Kembali Diserang dengan Roket dan Drone
Stasiun KRL Jabodetabek Ramai di Hari Kedua Lebaran, Penumpang Padati Peron
Arus Mudik Lebaran di Tol Cipali Meningkat 48,5 Persen, Dominan Menuju Cirebon
BMKG: Hujan Masih Berpotensi hingga 25 Maret, Waspada Cuaca Ekstrem