Pemprov DKI Jakarta telah menyalurkan sekitar 150 penyandang disabilitas melalui program job fair. Inisiatif lain yang dilakukan adalah membuka Kafe Difabis yang mempekerjakan penyandang disabilitas di lokasi strategis seperti Blok M dan Dukuh Atas.
Kartu Disabilitas dan Fasilitas Inklusif
Untuk mendukung kemudahan akses, Pemprov DKI juga menghadirkan Kartu Disabilitas. Kartu ini memberikan akses bagi penyandang disabilitas untuk menikmati berbagai layanan publik, termasuk transportasi umum gratis seperti Transjakarta, MRT, LRT, dan Mikrotrans.
Fokus pada Matching Job dan Upskilling
Pramono Anung menjelaskan dua fokus utama pemerintah dalam pemberdayaan disabilitas: matching job (penyesuaian pekerjaan) dan upskilling job (peningkatan keterampilan). Kedua program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan penyerapan tenaga kerja disabilitas.
Gubernur berharap pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 5,18 persen dan menyumbang 16,61 persen terhadap PDB nasional dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para penyandang disabilitas.
Kisah Zidan di job fair ini menjadi bukti nyata dan inspirasi bahwa dengan dukungan penuh dan kesempatan yang setara, para penyandang disabilitas juga dapat berkontribusi maksimal di dunia kerja.
Artikel Terkait
Tanjung Pallette Ramai Pengunjung Saat Libur Lebaran, Namun Angka Turun Dibanding Tahun Lalu
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Lebaran
Pemerintah Proyeksikan Mudik Lebaran 2026 sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
Veda Ega Pratama Raih Podium Moto3 Brazil Usai Strategi Cerdas di Balik Bendera Merah