PT KAI Hapus Biaya Layanan Aplikasi Setelah Protes Penumpang Viral
Seorang penumpang kereta api melayangkan protes keras kepada PT KAI melalui media sosial X. Protes ini terkait adanya biaya tambahan yang disebut "biaya layanan aplikasi" saat memesan tiket kereta, yang dinilai memberatkan.
Pengguna X dengan akun @MartabakMatcha menyatakan ketidaksukaannya, "Saya gak terima ada fee platform udah tiket mahal masih aja diperes, masih belum lunas utang whooshnya? @KAI121 saya gak sudi meskipun cuma 3rb."
Keluhan ini langsung menjadi viral dan memicu tanggapan serupa dari banyak netizen. Seorang komentator lain menambahkan, "Saya juga, udah harga tiketnya naiknya mahal banget, udah monopoli gak ada saingan, bumn, masih aja meres receh duit rakyat. Utang whoosh berat banget @KAI121 ?"
Menanggapi protes yang meluas dan menjadi sorotan publik, PT KAI mengambil langkah dengan menghapus kolom "biaya layanan aplikasi" dari proses pemesanan tiketnya.
Meski demikian, beberapa netizen tetap skeptis. Seorang pengguna berkomentar, "Meskipun udah dihapus, tapi siap siap aja bakalan ada lagi. Sebelumnya kan ngga ada kolom itu, tapi sekarang ada kolomnya. Mungkin tahun depan bakalan diterapkan, jadi bukan dihapus tapi ditunda."
Artikel Terkait
Vinicius dan Camavinga Santai Berbincang Usai Prancis Kalahkan Brasil
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton
Timnas Indonesia Hancurkan Saint Kitts dan Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Pejabat AS