Prof. Samsuridjal menekankan pentingnya pencegahan dan deteksi dini untuk mencegah kondisi darurat medis. Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI telah merekomendasikan vaksin dengue dalam jadwal imunisasi dewasa untuk melindungi kelompok usia dewasa dan lansia.
Anak-Anak Masih Kelompok Paling Rentan
Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, Sp.A(K), Ketua Satgas Imunisasi IDAI, menjelaskan bahwa pada 2024 saja, 76% kasus dengue terjadi pada usia 5-44 tahun dengan proporsi kematian terbesar (53%) pada anak usia 5-14 tahun.
Peran Penting Orang Tua dan Pencegahan
Mengingat belum ada obat khusus untuk dengue, pencegahan menjadi aspek penting. Orang tua memiliki peran sentral dalam membawa anak berobat segera saat demam. Pencegahan terintegrasi meliputi menjaga kebersihan lingkungan, program 3M Plus, dan imunisasi bagi anak memenuhi syarat mulai usia empat tahun.
Kolaborasi untuk Zero Dengue Death 2030
dr. Asik Surya, Ketua Harian KOBAR Lawan Dengue, menekankan pentingnya kepemimpinan kolaboratif untuk mencapai target Zero Dengue Death 2030. "Hanya dengan kepemimpinan yang kuat dan berbasis data, kita dapat beralih dari pendekatan reaktif menuju sistem prediktif dan preventif," tegasnya.
Berbagai pemangku kepentingan termasuk Takeda Pharmaceuticals berkomitmen mendukung upaya nasional memerangi dengue melalui inovasi berbasis sains dan kolaborasi lintas sektor.
Artikel Terkait
Bencana 2026: Alarm Terakhir untuk Pendidikan Ekologi
Di Balik Trauma Child Grooming: Ancaman Bunuh Diri dan Diamnya Orang Tua
Investasi TaniHub Berujung Dakwaan: Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar
Dokumen Epstein Bocor, Tautan Indonesian CIA dan Transaksi Properti dengan Trump Mengarah ke Hary Tanoe