CGS International Perkuat Komitmen Lingkungan: Tanam 11.100 Mangrove di 8 Provinsi

- Senin, 03 November 2025 | 00:50 WIB
CGS International Perkuat Komitmen Lingkungan: Tanam 11.100 Mangrove di 8 Provinsi

CGS International Perkuat Komitmen Lingkungan dengan Program Mangrove Project

CGS International Sekuritas Indonesia kembali menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan melalui program Mangrove Project – Untuk Satu Bumi, yang dijalankan bersama Seasoldier.

Kontribusi Nyata untuk Konservasi Mangrove Indonesia

Program keberlanjutan ini melanjutkan kesuksesan penanaman 8.600 mangrove yang telah dilakukan sejak 2022-2024 di sembilan area konservasi mangrove, tersebar di tujuh provinsi di Indonesia.

Ekspansi Penanaman Mangrove ke Lima Provinsi

Presiden Direktur CGS International Sekuritas Indonesia, Lim Kim Siah, mengungkapkan bahwa tahun ini perusahaan melakukan penanaman 2.500 bibit mangrove secara serentak di lima provinsi, meliputi Tangerang (Pos AL Tanjung Pasir), Jawa Tengah (Pantai Mangunharjo), Jawa Timur (Wonorejo), Kalimantan Barat (Mempawah), dan Sulawesi Tenggara (Baubau).

Keterlibatan Karyawan dan Sukarelawan

Kegiatan konservasi mangrove ini melibatkan lebih dari 100 karyawan CGS International Sekuritas Indonesia dari wilayah Jabodetabek, Semarang, dan Surabaya, serta ratusan sukarelawan dari Seasoldier.

Komitmen Jangka Panjang untuk Perubahan Iklim

"Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung upaya pencegahan perubahan iklim, secara konsisten sejak tahun 2022 hingga saat ini, kami menyelenggarakan Mangrove Project-Untuk Satu Bumi yang memiliki harapan jangka panjang bagi keberlanjutan bumi ini, khususnya Indonesia," ujar Lim Kim Siah.

Implementasi Strategi ESG Perusahaan

Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari konsistensi perusahaan dalam mengimplementasikan rencana ESG (Environmental, Social, and Governance) untuk menciptakan lingkungan lebih hijau di Indonesia, terutama dengan menjaga ekosistem pesisir secara komprehensif.

Dampak Positif Program Mangrove Project

Dampak penanaman mangrove yang dilakukan secara berkala setiap tahunnya meliputi perbaikan struktur tegakan, restorasi biodiversitas, terbentuknya diversifikasi ekonomi di sekitar area penanaman mangrove, dan pengurangan emisi karbon di udara dalam jangka panjang.

Pencapaian Total dan Monitoring Berkelanjutan

"Dengan total 11.100 mangrove di 10 lokasi konservasi mangrove di 8 provinsi di Indonesia yang kami pantau secara berkala, dapat semakin memperluas dampak positif terhadap lingkungan dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam konservasi pesisir," imbuh Lim Kim Siah.

Dukungan untuk Ketahanan Lingkungan Pesisir

Selain berfokus pada restorasi ekosistem pesisir, program ini juga mendukung ketahanan lingkungan terhadap abrasi pantai. Melalui kolaborasi dengan Seasoldier dan dukungan Bursa Efek Indonesia, program ini diharapkan memperkuat upaya konservasi mangrove di Indonesia.

Inspirasi untuk Perusahaan dan Masyarakat

"Semoga jejak hijau kami ini dapat menginspirasi perusahaan lain, para investor, dan masyarakat di luar sana tergerak dalam mewujudkan Indonesia yang lebih hijau di masa depan untuk keberlanjutan," tutup Lim Kim Siah.

Komentar