Lansia 71 Tahun Ditemukan Tewas Setelah Terjatuh ke Sungai Batang Sangir

- Selasa, 24 Maret 2026 | 19:45 WIB
Lansia 71 Tahun Ditemukan Tewas Setelah Terjatuh ke Sungai Batang Sangir

Oleh: Tio Furqan Pratama

TVRNews, Solok Selatan

Operasi pencarian yang digelar sejak Minggu kemarin di Sungai Batang Sangir akhirnya berakhir dengan kabar duka. Muslim, seorang lansia berusia 71 tahun, ditemukan tak bernyawa oleh tim gabungan pada Senin sore, 23 Maret 2026. Ia warga Jorong Sampu, Kecamatan Sangir.

Menurut Abdul Malik, Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, jasad korban berhasil ditemukan sekitar pukul setengah lima sore waktu setempat. “Setelah penyisiran intensif di sepanjang aliran,” ujarnya, mengonfirmasi temuan itu.

Kisahnya bermula sehari sebelumnya. Minggu siang, sekitar pukul 13.30 WIB, Muslim meninggalkan rumahnya. Tujuannya adalah kebun miliknya yang letaknya persis di tepi Sungai Batang Sangir. Itu adalah perjalanan rutin yang kali ini berakhir tragis.

“Diduga saat berjalan, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai. Tetangga korban sempat mendengar suara benda jatuh yang cukup keras dan segera melapor kepada pihak keluarga,”

Abdul Malik menjelaskan kronologi awal berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun.

Mendengar laporan itu, keluarga dan warga langsung bergerak. Mereka melakukan pencarian mandiri sepanjang Minggu sore hingga malam. Namun, hasilnya nihil. Hingga Senin pagi, Muslim masih belum ditemukan. Akhirnya, pihak keluarga memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Unit Siaga SAR Solok Selatan.

Laporan resmi diterima oleh Kantor SAR Padang pada pukul 06.17 WIB. Instruksi pun segera diberikan. Tim rescue Unit Siaga SAR Solok Selatan langsung dikerahkan ke lokasi kejadian tanpa menunggu lama.

Operasi pun meluas. Bukan cuma tim SAR, tapi juga melibatkan TNI dan Polri, perangkat kecamatan, nagari, serta tentu saja, masyarakat setempat yang sudah sejak sehari sebelumnya ikut mencari. Mereka semua bahu-membahu.

“Tim SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu rafting dengan menyisir sisi kiri dan kanan sungai. Jasad korban akhirnya ditemukan pada koordinat 1°25'10.7"S 101°21'09.1"T,”

Malik memaparkan detail teknis operasi.

Setelah ditemukan, proses evakuasi dilakukan secepat mungkin. Jenazah almarhum kemudian dibawa pulang ke rumah duka di Jorong Sampu. Pukul 17.30 WIB, jenazah diserahkan secara resmi kepada keluarga yang telah menunggu dengan hati cemas.

Dengan temuan ini, operasi SAR secara resmi diusulkan penutupannya. Semua personel yang terlibat, setelah melalui proses debriefing, sudah dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Suasana lelah dan haru masih terasa di lokasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,”

pungkas Abdul Malik, mengakhiri pernyataannya.

Editor: Redaksi TVRINews

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar