Transformasi Projo: Logo Baru, Makna Baru, dari Pro Jokowi ke Pro Rakyat & Indonesia

- Minggu, 02 November 2025 | 04:40 WIB
Transformasi Projo: Logo Baru, Makna Baru, dari Pro Jokowi ke Pro Rakyat & Indonesia

Projo Ganti Logo dan Makna: Dari Pro Jokowi Menjadi Pro Rakyat dan Pro Indonesia

Gerakan relawan politik Projo yang sebelumnya dikenal sebagai singkatan dari Pro Jokowi kini mengumumkan perubahan besar. Organisasi ini akan mengganti logo dan makna namanya menjadi "Pro Rakyat dan Pro Indonesia".

Pengumuman Perubahan oleh Budi Arie Setiadi

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, secara resmi mengumumkan transformasi organisasi ini. Meskipun dikenal sebagai loyalis Jokowi, Budi Arie kini tidak lagi menjadi bagian dari kabinet setelah sebelumnya menjabat sebagai Menteri Kominfo di masa transisi pemerintahan Prabowo-Gibran.

Transformasi Projo: Dari Pendukung Jokowi ke Pendukung Prabowo

Perubahan logo dan makna nama Projo bukan sekadar langkah simbolis belaka. Ini mencerminkan pergeseran orientasi politik yang signifikan dalam tubuh organisasi. Dari yang awalnya murni mendukung Jokowi sebagai representasi rakyat kecil, kini Projo beralih untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto.

Budi Arie menegaskan bahwa perubahan ini bukan bentuk pengkhianatan terhadap Jokowi, melainkan penyesuaian terhadap dinamika politik baru. Menurutnya, semangat Projo tetap sama dalam berpihak kepada rakyat, hanya saja wadah perjuangannya kini berada di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Dinamika Politik Pasca-Kepemimpinan Jokowi

Setelah dua periode kepemimpinan Jokowi berakhir, banyak relawan menghadapi pertanyaan eksistensial tentang masa depan organisasi. Projo memilih untuk bertahan dengan melakukan transformasi identitas daripada bubar.

Dalam konteks politik praktis, langkah ini dinilai realistis mengingat Jokowi tidak lagi menjadi presiden aktif dan kekuasaan telah beralih kepada Prabowo. Namun, pilihan pragmatis ini juga menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi kesetiaan politik dalam dunia relawan.

Masa Depan Projo: Warisan dan Transformasi

Projo kini berupaya memposisikan diri sebagai jembatan antara basis relawan lama dengan pemerintahan baru. Dalam narasi yang dibangun, mendukung Prabowo dianggap sebagai kelanjutan dari visi pembangunan Jokowi dalam bentuk baru.

Perubahan logo Projo menandai babak baru dalam perjalanan organisasi relawan politik ini, dari gerakan yang dibangun dengan semangat "rakyat melawan elite" menjadi bagian dari sistem kekuasaan yang ada.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar