Acara retreat wartawan di fasilitas Bela Negara di Cibodas, Bogor, Sabtu (31/1) kemarin, menyisakan satu pengakuan menarik dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Saat memberikan materi, dia membocorkan bahwa Presiden Prabowo Subianto baru saja menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang kerap dianggap sebagai oposisi pemerintah. Pertemuan itu digelar Jumat malam, sehari sebelumnya.
"Tadi malam Bapak Presiden dan beberapa tokoh-tokoh nasional yang tanda kutip mengatakan oposisi," ujar Sjafrie, seperti dikutip dari Antara.
Menurut Sjafrie, obrolan mereka berpusat pada satu hal: bagaimana negara ini sebaiknya dikelola. Intinya, Prabowo ingin mengajak semua pihak, termasuk mereka yang bersuara kritis, untuk bersama-sama membenahi negeri.
"Oleh karena itulah saya ingin menyampaikan bahwa kita harus realistis melihat situasi," tegasnya.
"Kita jangan tutup-tutupi keadaan yang bisa membuat negara kita itu kesulitan."
Di sisi lain, Sjafrie juga punya harapan besar pada para jurnalis yang hadir. Dia meminta insan pers membantu pemerintah lewat pemberitaan yang informatif. Dengan cara itu, menurutnya, pers sudah ikut serta membela hak-hak rakyat.
Namun begitu, usai sesi utama, suasana sedikit berubah saat jumpa pers digelar. Rupanya, awak media penasaran banget dengan detail pertemuan rahasia itu. Siapa saja tokohnya? Dan di mana lokasinya?
Pertanyaan-pertanyaan itu justru membuat Sjafrie terlihat hati-hati, bahkan enggan merinci.
Saat ditanya nama-nama tokoh yang hadir, dia mengaku tidak tahu. "Saya tidak tahu namanya, lupa ya. Yang pasti tokoh-tokoh nasional itu sudah menyatakan tidak ada oposisi. Ini masalah komunikasi dan komunikasi itu sudah terjalin," katanya.
"Yang saya tahu bahwa tokoh-tokoh itu menyatakan bahwa sekarang waktunya kedaulatan rakyat kembali," tambahnya, tanpa penjelasan lebih lanjut.
Lalu, soal tempat? Jawabannya malah lebih singkat dan berbalik tanya. "Di suatu tempat. Saya kira kalian (media) lebih tahu," ucap Sjafrie, yang justru memantik keingintahuan lebih besar.
Nah, informasi yang berhasil dihimpun dari sejumlah sumber, pertemuan itu konon berlangsung di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kartanegara nomor 4, Jakarta Selatan. Mereka ngobrol sampai tiga jam lamanya.
Ada lima tokoh yang dikenal kritis hadir, empat laki-laki dan satu perempuan. Prabowo sendiri tak sendirian; dia didampingi Sjafrie, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Luar Negeri Sugiono. Pertemuan tertutup yang, meski detailnya samar-samar, jelas mengisyaratkan sebuah pembicaraan serius tentang masa depan bangsa.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu