Klaim Swasembada Beras vs Data BPS 2024: Impor Tembus 4,52 Juta Ton, Ini Faktanya

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 19:00 WIB
Klaim Swasembada Beras vs Data BPS 2024: Impor Tembus 4,52 Juta Ton, Ini Faktanya

Klaim Swasembada Beras 3 Bulan: Fakta vs Realitas Data BPS 2024

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengklaim Indonesia akan capai swasembada beras dalam 3 bulan. Namun data BPS 2024 justru ungkap fakta sebaliknya dengan impor beras tembus rekor 4,52 juta ton.

Data BPS 2024: Impor Beras Tembus Rekor 7 Tahun

Badan Pusat Statistik catat impor beras Indonesia tahun 2024 mencapai 4,52 juta ton dengan nilai Rp39,9 triliun. Angka ini naik 47,6% dari tahun sebelumnya dan jadi rekor tertinggi dalam 7 tahun terakhir. Thailand, Vietnam, dan Myanmar jadi pemasok utama beras Indonesia.

Produksi Beras Domestik Turun 2,35%

Di sisi lain, produksi beras dalam negeri justru turun. Data BPS menunjukkan produksi beras 2024 hanya 30,37 juta ton, turun 2,35% dari 2023. Penyusutan luas lahan panen jadi penyebab utama penurunan ini.

Kesenjangan Data Konsumsi Beras yang Mengkhawatirkan

BPS catat konsumsi beras per kapita 79,08 kg/tahun, sementara USDA laporkan angka 185,2 kg/kapita/tahun. Selisih lebih dari 100 kg ini menunjukkan potensi defisit beras mencapai 10 juta ton jika mengacu data USDA.

Masalah Distribusi dan Cadangan Beras Pemerintah

Komisi IV DPR temukan 1.200 ton beras tidak layak konsumsi di gudang Bulog Ternate. Cadangan Beras Pemerintah di Bulog yang capai 3,8 juta ton di Januari 2025 diprediksi tidak cukup tutupi defisit beras nasional.

Peringatan Krisis Pangan 2026

Kebijakan hentikan impor beras sepanjang 2025 berisiko picu krisis pangan sekitar April-Mei 2026. Ketahanan pangan nasional membutuhkan kejujuran data dan kewaspadaan tinggi mengingat hajat hidup orang banyak dipertaruhkan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler