Kecelakaan Maut Sleman: Pelajar Magelang Tewas Tabrak Tembok, Kronologi & Imbauan Polisi

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 17:24 WIB
Kecelakaan Maut Sleman: Pelajar Magelang Tewas Tabrak Tembok, Kronologi & Imbauan Polisi

Kecelakaan Maut di Sleman, Pelajar Magelang Tewas Tabrak Tembok

Sleman, DIY - Seorang pelajar berusia 17 tahun asal Magelang meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Tempel-Turi, Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman. Insiden tragis ini terjadi pada hari Jumat (31/10) sekitar pukul 07.30 WIB.

Korban yang berinisial SKBS mengendarai motor Honda GL100 menabrak tembok rumah warga. Menurut Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun, penyebab kecelakaan diduga karena sepeda motor oleng ke arah kiri.

"Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor diduga oleng ke kiri hingga menabrak tembok rumah warga," jelas Salamun mengenai kronologi kecelakaan di Sleman tersebut.

Kronologi Kecelakaan di Jalan Tempel-Turi

Motor yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat (Tempel) menuju Turi. Meski kecepatannya tidak tinggi, kecelakaan ini tetap berakibat fatal bagi pengendara.

Korban mengalami luka serius di bagian paha dan lutut, serta pendarahan dari hidung dan mulut. Meskipun sempat dilarikan ke RSUD Sleman untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa SKBS tidak tertolong.

"Korban sempat dilarikan ke RSUD Sleman, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan," ungkap Salamun.

Kerusakan Properti dan Investigasi Berlanjut

Kecelakaan ini juga mengakibatkan kerusakan pada tembok rumah milik warga bernama Kusmaryati. Unit Laka Satlantas Polresta Sleman saat ini masih melakukan investigasi lebih lanjut terhadap kasus kecelakaan tunggal ini.

Imbauan Keselamatan Berkendara dari Polresta Sleman

Menyikapi kejadian ini, Polresta Sleman mengeluarkan imbauan keselamatan berkendara untuk masyarakat, khususnya para pelajar:

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar, agar selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi batas kecepatan, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum digunakan," tegas Salamun.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya, terutama bagi pengendara muda yang masih dalam usia pelajar.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar