AKP Lilik menjelaskan bahwa kondisi medan di lokasi kejadian memang tidak layak untuk kendaraan besar. Faktor jalan sempit, tanjakan terjal, dan permukaan licin akibat hujan menjadi penyebab utama insiden ini.
Proses Evakuasi Bus Terkendala Medan Sulit
Tim kepolisian dari Polsek Gembong langsung bergerak cepat merespons laporan warga. Namun proses evakuasi bus menghadapi kendala signifikan akibat medan yang sulit. Alat berat yang dikerahkan untuk menderek kesulitan mengakses lokasi karena jalan sempit dan posisi bus yang terjebak di area tanjakan.
Gotong Royong Warga Evakuasi 35 Penumpang
Kepala Desa Plukaran Mulyono memimpin proses evakuasi seluruh penumpang, termasuk sejumlah anak-anak, menggunakan minibus milik warga sekitar. Evakuasi berlangsung hingga pagi hari dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan aparat desa.
Pemerintah Desa Plukaran berencana memperbaiki sistem penunjuk arah menuju kawasan wisata religi Gunung Muria. Langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalisir terulangnya insiden serupa yang belakangan sering terjadi di kawasan Gembong.
Artikel Terkait
Unhas dan KLHK Jalin Kerja Sama Hadapi Perubahan Iklim
Amnesty International: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Berpola dan Terencana
PSIM Yogyakarta Hadapi PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Susunan Pemain Kedua Tim Diumumkan
Legenda PSM Syamsuddin Umar Khawatirkan Ancaman Degradasi Klub