Rosan menjelaskan bahwa rapat ini membahas langkah-langkah strategis Danantara untuk memperkuat ekosistem mineral nasional. "Bersama Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Kepala BIM, kami membahas langkah strategis memperkuat ekosistem mineral nasional dari hilirisasi hingga investasi," tulisnya.
Menurut Menteri Investasi tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan khusus agar mineral kritis dimanfaatkan untuk sektor pertahanan dan pengembangan kendaraan listrik. Langkah ini bertujuan untuk mendukung kedaulatan sumber daya dan ekonomi berkelanjutan Indonesia.
Keikutsertaan Haji Isam dalam kegiatan Danantara bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, ia juga hadir dalam peluncuran Danantara pada 24 Februari 2025. Pada akhir 2024, Haji Isam bahkan hadir dalam pertemuan dengan delegasi Japan-Indonesia Association (JAPINDA) dan The Jakarta Japan Club (JJC) di Istana Negara.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara khusus memperkenalkan Haji Isam kepada delegasi Jepang sebagai "Bapak Andi Syamsudin Arshad, seorang pengusaha terkemuka dari Kalimantan."
Artikel Terkait
Balochistan Berdarah Lagi: 47 Tewas dalam Serangan Terkoordinasi
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Tokoh Oposisi
Di Balik Rerimbunan Srengseng, Babeh Icam Bertahan Setia Meski Demam Akik Sudah Redup
Kredibilitas Pasar Modal Indonesia Terancam, MSCI Siap Turunkan Status