1.800 Personel Dikerahkan! Begini Suasana Ketat Pengamanan Laga Panas Persib vs Persis Solo

- Senin, 27 Oktober 2025 | 15:00 WIB
1.800 Personel Dikerahkan! Begini Suasana Ketat Pengamanan Laga Panas Persib vs Persis Solo

Pengamanan Ketat 1.800 Personel Polisi di Laga Persib Bandung vs Persis Solo di GBLA

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung mengerahkan 1.800 personel untuk mengamankan pertandingan panas Persib Bandung melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin malam.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengonfirmasi bahwa sekitar 10.000 tiket telah laku terjual untuk laga big match ini. "Kami sudah melaksanakan pengamanan dengan skala yang sama seperti saat Persib melawan Selangor. Sekitar 1.800 anggota telah kami siapkan," tegas Budi Sartono.

Penyekatan Ketat Suporter dan Barang Bawaan

Strategi pengamanan yang diterapkan termasuk operasi penyekatan terhadap para suporter. Tujuannya adalah untuk memeriksa dan mencegah masuknya barang-barang berbahaya ke dalam stadion. "Selain menyekat barang-barang berbahaya, kami juga berusaha mencegah masuknya suporter lawan (Persis Solo) ke lingkungan GBLA," jelas Budi.

Polisi secara khusus mengimbau kepada Bobotoh, suporter setia Persib, untuk tidak membawa flare, senjata tajam, minuman keras, atau objek berbahaya lainnya. Peringatan keras diberikan bahwa pihak kepolisian akan melakukan pengecekan dan tidak segan mengamankan siapa pun yang kedapatan membawa barang terlarang.

Antisipasi Masuknya Suporter Persis Solo

Hingga menjelang pertandingan, kepolisian menyatakan belum ada laporan mengenai suporter Persis Solo yang berusaha memasuki GBLA. Meski demikian, antisipasi ketat tetap dilakukan mengingat larangan bagi suporter tamu untuk hadir secara langsung.

"Untuk laga ini memang belum diperbolehkan adanya suporter Persis Solo yang datang, namun kami tetap waspada. Ada kemungkinan mereka berusaha masuk tanpa mengenakan atribut," pungkas Kombes Pol Budi Sartono menegaskan kesiagaan penuh jajarannya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar