Gunung Semeru Erupsi 3 Kali dalam Sehari, Ini yang Harus Dilakukan Warga Sekarang!

- Senin, 27 Oktober 2025 | 07:42 WIB
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali dalam Sehari, Ini yang Harus Dilakukan Warga Sekarang!

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Warga Diimbau Waspada

Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami tiga kali erupsi pada Senin (27/10). Aktivitas vulkanik dimulai dengan erupsi pertama yang terjadi pada pukul 02.01 WIB.

Detail Kronologi Erupsi Gunung Semeru

Erupsi pertama Gunung Semeru memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi 500 meter dari puncaknya. Menurut laman resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya dan barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo 22 mm dan durasi 142 detik.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 02.45 WIB dengan ketinggian kolom abu yang lebih signifikan, mencapai 700 meter di atas puncak. Arah dan intensitas abu vulkanik serupa dengan erupsi pertama, dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 160 detik.

Erupsi ketiga berlangsung pada pukul 05.20 WIB, kembali memuntahkan kolom abu setinggi 700 meter. Abu vulkanik mengarah ke barat daya dengan intensitas tebal, terekam di seismograf dengan amplitudo 22 mm dan durasi 146 detik.

Rekomendasi Keamanan dari PVMBG

Menyusul rangkaian erupsi ini, PVMBG mengeluarkan sejumlah imbauan penting untuk keselamatan masyarakat sekitar Gunung Semeru:

  • Menghindari seluruh aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 8 kilometer dari puncak. Masyarakat di luar jarak ini juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer.
  • Tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 2,5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena bahaya lontaran batu pijar.
  • Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak sungai dari Besuk Kobokan.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari PVMBG dan pihak berwenang setempat terkait perkembangan status Gunung Semeru.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar