PTPP Siap Lepas Saham Treasuri, Bidik Kontrak Rp23,5 Triliun di 2026

- Selasa, 13 Januari 2026 | 14:50 WIB
PTPP Siap Lepas Saham Treasuri, Bidik Kontrak Rp23,5 Triliun di 2026

Harga saham PT PP (Persero) Tbk sempat melemah di perdagangan Selasa (13/1), turun hampir 2 persen ke level Rp400. Tapi, jangan buru-buru khawatir. Dalam sebulan terakhir, saham emiten konstruksi pelat merah ini justru masih menunjukkan kinerja bagus dengan penguatan hampir 9 persen.

Di tengah pergerakan harga itu, perusahaan punya rencana lain terkait kepemilikan sahamnya. PTPP berencana melepas seluruh saham treasuri yang mereka miliki sekitar 14,56 juta lembar saham, atau cuma 0,2% dari total yang beredar.

Menurut rencana, penjualan akan dilakukan di Bursa Efek Indonesia. Periode waktunya cukup panjang: mulai 26 Januari 2026 nanti, dan berakhir pada 26 Juli di tahun yang sama. Untuk urusan teknisnya, PTPP sudah menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas sebagai pelaksananya.

Lalu, dari mana asal saham-saham ini? Ternyata, saham treasuri yang akan dilepas ini berasal dari program buyback yang dilakukan perusahaan setahun sebelumnya, tepatnya antara Maret hingga September 2024. Jadi, ini seperti bagian dari strategi pengelolaan portofolio saham internal perusahaan.

Di sisi lain, PTPP juga sudah menyiapkan target bisnis untuk tahun 2026. Mereka membidik pendapatan usaha hingga Rp16 triliun. Lebih ambisius lagi, target kontrak baru yang dikejar mencapai Rp23,5 triliun. Angka yang tidak main-main untuk BUMN konstruksi sekelas ini.

Jadi, meski harga saham hari ini tertekan, langkah perusahaan justru terlihat sedang menyiapkan sesuatu. Rencana pelepasan saham treasuri dan target bisnis yang tinggi bisa menjadi sinyal tersendiri bagi investor. Kita lihat saja perkembangannya nanti.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar