Pemkot Surabaya Gencar Razia Hotel & Apartemen, Ini Pemicu yang Bikin Warga Waspada

- Minggu, 26 Oktober 2025 | 08:18 WIB
Pemkot Surabaya Gencar Razia Hotel & Apartemen, Ini Pemicu yang Bikin Warga Waspada

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Hotel dan Apartemen Pasca Dugaan Pesta Seks Gay

Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan intensitas pengawasan di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Langkah pengawasan ketat ini diambil menyusul terungkapnya kasus dugaan pesta seks sesama jenis di salah satu hotel di Surabaya.

Kolaborasi dengan PHRI dan Masyarakat

Pemkot Surabaya tidak hanya berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), tetapi juga mengajak peran aktif masyarakat dalam pengawasan lingkungan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa pengawasan mencakup hotel, apartemen, dan tempat wisata di seluruh Surabaya.

Pentingnya Peran Masyarakat Surabaya

Eri Cahyadi menekankan bahwa pengawasan akan lebih efektif jika warga Surabaya turut memiliki kepekaan sosial. "Masyarakat diharapkan memiliki empati ketika melihat hal yang mencurigakan di lingkungannya," ujar Wali Kota pada Minggu (26/10).

Contoh Kasus Trafficking dan Tindakan Pencegahan

Wali Kota memberikan contoh kasus perdagangan anak yang dapat dicegah dengan kepekaan masyarakat. Menurutnya, tanda-tanda trafficking seringkali dapat dikenali, seperti ketika anak digandeng oleh orang yang bukan orang tuanya.

Mempertahankan Nilai Peduli di Kota Metropolitan

Eri Cahyadi menegaskan bahwa Surabaya sebagai kota metropolitan harus tetap mempertahankan karakter kepedulian sosial. "Jika kita kehilangan rasa tolong-menolong, lama kelamaan Surabaya bisa hancur," pesannya.

Dengan pengawasan ketat dan partisipasi aktif masyarakat, Pemkot Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terkendali di seluruh wilayah kota.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar