Gus Nadir Semprot Bos Trans7 Andi Chairil: Duga Hina Ponpes Lirboyo Demi Rating, Jahat Sekali Anda!

- Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:25 WIB
Gus Nadir Semprot Bos Trans7 Andi Chairil: Duga Hina Ponpes Lirboyo Demi Rating, Jahat Sekali Anda!
Gus Nadir Tuduh Trans7 Sengaja Hina Ponpes Lirboyo Demi Rating - Berita Terkini

Gus Nadir Tuduh Trans7 Sengaja Hina Ponpes Lirboyo dan Kiai Anwar Manshur Demi Rating

Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), Gus Nadir atau Nadirsyah Hosen, mencurigai adanya unsur kesengajaan dalam program Xpose Uncensored Trans7 yang diduga menghina pengasuh Ponpes Lirboyo, KH Anwar Manshur.

Melalui akun X pribadinya, Gus Nadir menyoroti peran Andi Chairil Edward, Direktur Produksi Trans7, yang dianggap bertanggung jawab. Ia menduga tayangan tersebut sengaja dibuat kontroversial untuk meningkatkan rating.

Gus Nadir, yang juga profesor di Universitas Melbourne, menilai narasi dalam tayangan itu sangat merendahkan dan jahat. Ia pun melayangkan lima tuntutan tegas, termasuk:

  1. Pemecatan Andi Chairil dari posisi pimpinan redaksi Trans7.
  2. Pemecatan pembaca berita yang terlibat.
  3. Desakan kepada Chairul Tanjung untuk membenahi manajemen Trans7.
  4. Pembuatan tayangan berimbang yang membahas nilai-nilai pesantren.
  5. Ajakan bagi pemasang iklan untuk sementara waktu menghentikan iklan di Trans7.

Permintaan Maaf Trans7 dan Respons KPI

Acara Trans 7 yang diduga menyinggung Ponpes Lirboyo [YouTube]

Menanggapi kemarahan publik dan tagar boikotTrans7, Andi Chairil menyampaikan permohonan maaf resmi. Ia meminta maaf kepada KH Anwar Manshur, keluarga, dan seluruh civitas Ponpes Lirboyo, serta mengakui adanya kelalaian dalam proses sensor materi.

Sementara itu, Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, menyatakan bahwa pihaknya akan membawa kasus ini ke sidang pleno untuk menentukan sikap tegas terhadap Trans7.

Sumber: https://www.suara.com/news/2025/10/14/175500/duga-hina-ponpes-lirboyo-demi-rating-gus-nadir-semprot-bos-trans7-andi-chairil-jahat-sekali-anda

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar