Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Hotel dan Apartemen Pasca Dugaan Pesta Seks Gay
Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan intensitas pengawasan di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Langkah pengawasan ketat ini diambil menyusul terungkapnya kasus dugaan pesta seks sesama jenis di salah satu hotel di Surabaya.
Kolaborasi dengan PHRI dan Masyarakat
Pemkot Surabaya tidak hanya berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), tetapi juga mengajak peran aktif masyarakat dalam pengawasan lingkungan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa pengawasan mencakup hotel, apartemen, dan tempat wisata di seluruh Surabaya.
Pentingnya Peran Masyarakat Surabaya
Eri Cahyadi menekankan bahwa pengawasan akan lebih efektif jika warga Surabaya turut memiliki kepekaan sosial. "Masyarakat diharapkan memiliki empati ketika melihat hal yang mencurigakan di lingkungannya," ujar Wali Kota pada Minggu (26/10).
Artikel Terkait
Kepala Polresta Sleman Dicopot Usai Kasus Pembelaan Diri Berujung Maut
Cinta Tak Kenal Usia: Kisah Sopir Truk dan Majikannya yang Akhirnya Sah di KUA
Opini Tanpa Data: Ancaman Nyata bagi Demokrasi di Era Medsos
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Pasal Pencemaran Nama Baik ke MK