Enam santri kecil meregang nyawa di kubangan air bekas galian tambang. Mereka tenggelam saat mandi di kawasan wisata Bukit Jaddih, Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan. Lokasinya bekas tambang golongan C yang meninggalkan genangan dalam.
Kapolsek Socah Bangkalan, Iptu Pariadi, mengonfirmasi pihaknya telah turun tangan menyelidiki kasis tragis ini. "Kami sudah memeriksa sejumlah saksi," ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Menurut dia, seluruh jenazah korban kini telah diserahkan kepada keluarga masing-masing. "Beberapa sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga," kata Pariadi.
Yang membuat hati miris, semua korban masih belia. Mereka adalah IZ (7) asal Bangkalan; SM (9) dan NZ (8) dari Sampang; serta LV (9), RN (9), dan RY (10) yang berasal dari Surabaya.
Di sisi lain, keluarga korban memilih untuk tidak melakukan autopsi. Keputusan ini disertai surat pernyataan resmi.
"Sebagian korban masih menunggu pihak keluarga, sebagian sudah dibawa pulang ke rumah duka dengan membuat surat pernyataan," tandas Pariadi menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Madura United Tunjuk Jose Gomes sebagai Pelatih Baru untuk Musim 2026-2027
Transportasi Umum di Jakarta Digratiskan 27-28 Juni 2026 dalam Rangka HUT ke-499 Kota
Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 per 10 Juni 2026, Masing-masing Tembus Rp16.250 dan Rp17.000 per Liter
Hakim Banding Perberat Kewajiban Uang Pengganti Ariyanto Bakri Jadi Rp21,6 Miliar, Hukuman 16 Tahun Penjara Tetap