Malam Isra Miraj 2026: Amalan-Amalan yang Dianjurkan untuk Menyambut Malam Penuh Berkah

- Kamis, 15 Januari 2026 | 05:50 WIB
Malam Isra Miraj 2026: Amalan-Amalan yang Dianjurkan untuk Menyambut Malam Penuh Berkah

JAKARTA - Malam 27 Rajab, malam saat peristiwa Isra Miraj terjadi, selalu dianggap istimewa. Bagi banyak ulama, ini adalah malam mustajab, penuh berkah. Tak heran, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan di malam yang satu ini.

Tahun ini, peringatan Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Peristiwa bersejarah itu sendiri terjadi di tahun kedelapan kenabian. Kalau kita tilik maknanya, Isra Miraj itu gabungan dari dua kata. Isra artinya perjalanan malam, sementara Miraj bermakna tangga atau alat untuk naik.

Secara istilah, kisahnya sungguh luar biasa. Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsha di Yerusalem. Nah, dari sanalah kemudian Miraj dimulai: sebuah perjalanan vertikal dari bumi, melintasi langit ketujuh, hingga mencapai Sidratul Muntaha. Di titik puncak inilah Nabi menerima perintah langsung untuk menunaikan shalat lima waktu.

Menyambut momen agung ini, tradisi di tanah air pun beragam. Banyak yang menggelar pengajian atau peringatan khusus. Tapi secara pribadi, setiap Muslim juga bisa menyambutnya dengan meningkatkan ibadah. Imam Al-Ghazali, dalam kitab monumentalnya "Ihya Ulumuddin", memberikan sejumlah panduan amalan yang bisa dikerjakan. Berikut ini beberapa di antaranya.

Beberapa Amalan di Malam 27 Rajab

Pertama, Shalat Sunah 12 Rakaat. Imam Al-Ghazali menyebut malam Isra Miraj termasuk dari 15 malam yang punya keutamaan lebih. Beliau menganjurkan shalat 12 rakaat di malam itu. Caranya, setiap dua rakaat diakhiri dengan salam, dan dalam tiap rakaatnya membaca Al-Fatihah dan surat pendek pilihan.

Niatnya bisa disertai dengan shalat hajat. Hal ini merujuk pada sebuah hadis, meski statusnya dianggap dhaif oleh sebagian ulama. Tapi, untuk amalan seperti ini, tetap boleh diamalkan.


Halaman:

Komentar