JAKARTA – Rasanya baru kemarin kita menyambut bulan suci, tapi tak terasa kita sudah berada di hari ketiga belas Ramadhan. Momentum ini tentu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bukan cuma soal menahan lapar dan dahaga, lho. Lebih dari itu, ini adalah kesempatan emas untuk membanjiri hari-hari dengan amal saleh, meraih pahala, dan tentu saja, mendekatkan diri pada ampunan-Nya.
Di antara sekian banyak ibadah yang dianjurkan, berdoa punya tempat yang sangat istimewa. Apalagi di bulan yang mustajab ini. Doa adalah bentuk permohonan sekaligus upaya kita menyucikan diri selama menjalani ibadah puasa.
Hal ini bukan tanpa dasar. Dalam Al Quran, Surat Al Baqarah ayat 186, Allah SWT berfirman dengan sangat jelas:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Artinya kurang lebih: Kalau hamba-hamba-Ku tanya tentang Aku, katakanlah bahwa Aku itu dekat. Aku bakal mengabulkan doa orang yang memohon, asal mereka memenuhi perintah-Ku dan beriman. Biar mereka selalu berada di jalan yang benar.
Nah, hadits juga menguatkan soal keutamaan doa di Ramadhan. Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:
إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ
Intinya, setiap hari di Ramadhan Allah membebaskan banyak orang dari neraka. Dan setiap muslim yang berdoa, pasti akan dikabulkan. Hadits ini diriwayatkan Al Bazzar dan dinilai kuat oleh para ulama.
Nah, untuk hari ke-13 ini, ada sebuah doa yang bisa kita amalkan. Isinya sungguh dalam, memohon kesucian, kesabaran, dan pertemanan dengan orang-orang shaleh.
Berikut bacaannya:
اَللَّهُمَّ طَهِّرْنِيْ فِيْهِ مِنَ الدَّنَسِ وَ الْأَقْذَارِ وَ صَبِّرْنِيْ فِيْهِ عَلَى كَائِنَاتِ الْأَقْدَارِ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِلتُّقَى وَ صُحْبَةِ الأَبْرَارِ بِعَوْنِكَ يَا قُرَّةَ عَيْنِ الْمَسَاكِيْنِ
Bacaan latinnya: Allâhumma thahhirnî fîhi minaddanasi wal aqdzâr wa sabbirnî fîhi ‘ala kâinâtil aqdâri wawaffiqnî fîhi littuqâ wa suhbatil abrâr bi’aunika yâ qurrata ‘ainil masâkîn.
Kalau diterjemahkan, kira-kira begini: "Ya Allah, bersihkanlah aku di hari ini dari segala kotoran dan noda. Beri aku kesabaran menghadapi takdir-Mu. Dan tolonglah aku agar bisa meraih ketakwaan serta bergaul dengan orang-orang baik, dengan pertolongan-Mu, wahai penyejuk hati orang-orang yang miskin."
Semoga doa ini bisa menemani perjalanan ibadah kita di pertengahan Ramadhan ini. Dan tentu saja, semoga semua harapan dan permohonan kita didengar dan dikabulkan oleh-Nya.
Artikel Terkait
Selebgram Inarasati Bantah Tuduhan Perzinaan Usai Diperiksa Polisi
Pelatihan PNM Mekaar Ubah Pedagang Beras di Depok Jadi Pengusaha Kantin Sukses
Kemenkop Buka Rekrutmen 30.000 Manajer Koperasi Desa, Pendaftaran 15-24 April 2026
Syifa Hadju Ungkap Alasan Mantap Menikah dengan El Rumi