Rahasia 12 Outlet Baru dalam 2 Tahun: Kisah Mulyani & Dea Bakery Malang yang Anti Utang Bank

- Minggu, 26 Oktober 2025 | 05:20 WIB
Rahasia 12 Outlet Baru dalam 2 Tahun: Kisah Mulyani & Dea Bakery Malang yang Anti Utang Bank

Kisah Sukses Mulyani Hadiwijaya: Dea Bakery dari Kepanjen Malang

Mulyani Hadiwijaya atau akrab disapa Bu Mul membuktikan bahwa usaha bakery bisa berkembang pesat tanpa bergantung pada kredit bank. Pemilik Dea Bakery asal Kepanjen, Malang ini berhasil menambah 12 outlet baru dalam dua tahun terakhir dengan strategi bisnis yang matang.

Perjalanan Bisnis Dea Bakery

Dea Bakery berawal dari toko bahan kue sederhana yang disewa Bu Mul di kawasan Kepanjen. Berawal dari menjual donat karena terinspirasi anak-anaknya yang menyukai makanan tersebut, kini bisnisnya telah berkembang menjadi ratusan varian produk bakery.

Nama "Dea" sendiri diambil dari nama anak bungsu Bu Mul yang kini telah memberikannya enam cucu dari tiga orang anak.

Prinsip Bisnis yang Dijalankan

Dea Bakery mengusung slogan "Roti Halal untuk Semua" dengan komitmen kuat pada prinsip halal dan thoyib. Tidak hanya menggunakan bahan halal, tetapi juga memastikan proses pengadaan dan pengolahannya dilakukan dengan cara yang baik dan etis.

Perusahaan ini juga menerapkan program cuti khusus dua minggu setahun bagi karyawan untuk memperdalam agama Islam dan Al Quran secara bergilir.

Filosofi Hidup di Bawah Garis Kemampuan

Bu Mul mengungkapkan rahasia kesuksesannya dengan filosofi "hidup di bawah garis kemampuan". Baik saat kondisi keuangan terbatas maupun berlimpah, ia selalu merasa cukup dan tidak berlebihan dalam berbelanja.

Meski mampu berekspansi cepat, Bu Mul terkadang sengaja tidak membuka outlet baru selama beberapa tahun untuk fokus memperkuat internal perusahaan, termasuk menjaga kebersihan dan standar kesehatan di pabrik.

Belajar dari Kegagalan

Kisah inspiratif Bu Mul tidak lepas dari perjalanan panjangnya yang pernah mengalami delapan kali kebangkrutan sebelum akhirnya sukses dengan Dea Bakery. Pengalaman ini membuktikan bahwa jiwa wirausaha sejati akan selalu bangkit meski berkali-kali jatuh.

Kini Dea Bakery telah memiliki 52 outlet yang semuanya milik sendiri atau keluarga, menjadi bukti nyata kesuksesan UMKM asal Malang yang berkembang dengan prinsip-prinsip bisnis yang kuat.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar