Waspada Penipuan Ngaku dari Kantor Pajak: Modus, Cara Menghindari, dan Tindakan
Hati-hati dengan penipuan yang mengatasnamakan kantor pajak. Baru-baru ini, banyak masyarakat yang menerima pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai petugas Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Modus Penipuan yang Terjadi
Pelaku penipuan mengirimkan pesan berisi data pribadi korban yang sangat detail dan akurat. Data yang dibocorkan meliputi:
- Nomor telepon yang terdaftar
- NIK dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Pribadi
- NPWP Badan Usaha
- Nomor Induk Berusaha (NIB)
- Nama perusahaan lengkap
- Alamat tempat tinggal atau usaha
- Detail akta pendirian perusahaan
Kelengkapan data ini sangat meyakinkan dan membuat korban khawatir untuk mengabaikannya, karena takut dianggap melawan petugas pajak.
Apa yang Diminta oleh Penipu?
Setelah meyakinkan korban, pelaku biasanya meminta untuk mengunduh aplikasi tertentu, seperti "CoreTax Mobile", melalui link yang mereka berikan. Tujuannya adalah untuk melakukan aksi phishing, yaitu mencuri data sensitif seperti email dan password yang dimasukkan ke dalam aplikasi palsu tersebut.
Artikel Terkait
Hati-Hati, Pakai Sepatu Padel untuk Jalan-Jalan Bisa Rusak dan Bahaya
Gus Ipul Sambut Bupati Bungo dan Merangin, Dorong Daerah Ambil Program Sekolah Rakyat
Karawang Terendam Lagi, Air Naik Ekstrem Usai Warga Bersihkan Rumah
Ratusan Lingkungan di Jakarta Masih Tergenang, Aktivitas Lumpuh