Menanggapi viralnya kasus ini, Ketua SPPG Cigunung, Hana Nabilah Azmi, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kelalaian yang terjadi.
"Pertama-tama, saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini," kata Hana.
Ia mengakui adanya kurang pengawasan, terutama terkait kondisi relawan yang mungkin mengalami luka atau kelelahan saat proses penyiapan makanan.
Langkah Evaluasi dan Peningkatan Pengawasan
Hana menegaskan bahwa insiden ini akan menjadi bahan evaluasi mendalam untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
"Tentu ini menjadi bahan evaluasi kami ke depan agar lebih ketat dalam pengawasan proses penyajian MBG," jelasnya.
Komitmen perbaikan termasuk menekankan prosedur keselamatan, melarang pelepasan Alat Pelindung Diri (APD) selama bekerja, dan meningkatkan ketelitian dalam proses quality control di dapur.
Keluarga siswa akhirnya menerima permohonan maaf yang disampaikan oleh pihak SPPG secara terbuka.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral