Menanggapi viralnya kasus ini, Ketua SPPG Cigunung, Hana Nabilah Azmi, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kelalaian yang terjadi.
"Pertama-tama, saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini," kata Hana.
Ia mengakui adanya kurang pengawasan, terutama terkait kondisi relawan yang mungkin mengalami luka atau kelelahan saat proses penyiapan makanan.
Langkah Evaluasi dan Peningkatan Pengawasan
Hana menegaskan bahwa insiden ini akan menjadi bahan evaluasi mendalam untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
"Tentu ini menjadi bahan evaluasi kami ke depan agar lebih ketat dalam pengawasan proses penyajian MBG," jelasnya.
Komitmen perbaikan termasuk menekankan prosedur keselamatan, melarang pelepasan Alat Pelindung Diri (APD) selama bekerja, dan meningkatkan ketelitian dalam proses quality control di dapur.
Keluarga siswa akhirnya menerima permohonan maaf yang disampaikan oleh pihak SPPG secara terbuka.
Artikel Terkait
Julaybib Gaza: Dari Mimbar Azan ke Lorong-Lorong Jihad
Menag Ungkap Kerusakan Tak Terduga Pascabencana: Ribuan Kitab Suci Hancur, Santri dan Mahasiswa Terdampak
Mantan Wamenaker Tuding KPK Lakukan Operasi Tipu-tipu di Sidang Korupsi
MK Tegaskan Perisai Hukum bagi Dokter yang Patuh Standar Profesi