Azab Dijanjikan, Tapi Kenapa Mereka Masih Hidup Tenang? Ini Jawaban Menohok!

- Selasa, 21 Oktober 2025 | 05:40 WIB
Azab Dijanjikan, Tapi Kenapa Mereka Masih Hidup Tenang? Ini Jawaban Menohok!

Mengapa Azab Belum Juga Turun Kepada Mereka?

Pertanyaan ini seringkali muncul di benak banyak orang. Melihat berbagai kezaliman dan kemaksiatan yang terjadi, mengapa azab Allah belum juga diturunkan? Simak penjelasan singkat dan tepat dari Syekh Dr. Abdul Hayy Yusuf berikut ini.

Pertanyaan Mengenai Azab yang Tertunda

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Syekh kami yang mulia, Dr. Abdul Hayy Yusuf.

Kita menyaksikan di zaman sekarang bagaimana sebuah negara seperti Amerika telah melampaui batas, mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, serta mengikuti perintah para penguasa yang zalim. Mereka seolah menggabungkan segala kesombongan dan kefasikan umat-umat terdahulu yang telah dihancurkan. Lalu, mengapa Allah belum juga membinasakan mereka seperti kaum 'Ad, Tsamud, dan Luth?

Jawaban Syekh Abdul Hayy Yusuf: Memahami Hukum Allah

Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

Beliau menjelaskan bahwa sunnatullah atau hukum-hukum Allah di alam semesta ini bersifat umum dan berlaku untuk semua pihak, tanpa memandang bulu. Kepastian kehancuran bagi umat yang melampaui batas adalah hal yang pasti, namun waktunya adalah rahasia Allah.

Dalil Al-Qur'an Tentang Penangguhan Azab

Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman dalam Al-Qur'an yang memberikan penjelasan mengenai hal ini:

Pertama, dalam Surat Yunus ayat 46:

"Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebahagian dari (siksa) yang Kami ancamkan kepada mereka, (tentulah kamu akan melihatnya) atau (jika) Kami wafatkan kamu (sebelum itu), maka kepada Kami jualah mereka kembali, dan Allah menjadi saksi atas apa yang mereka kerjakan."

Kedua, dalam Surat Ar-Ra'd ayat 40:

"Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebahagian (siksa) yang Kami ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan kamu (hal itu tidak penting bagimu) karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka."

Ketiga, dalam Surat Maryam ayat 84:

"Maka janganlah engkau (Muhammad) tergesa-gesa (meminta azab) atas mereka, karena sesungguhnya Kami menghitung dengan perhitungan yang teliti untuk mereka."

Keempat, dalam Surat Al-Hajj ayat 47:

"Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya."

Kesimpulan: Azab Pasti Datang, Tugas Kita Adalah Menyampaikan

Dari penjelasan dan dalil-dalil di atas, dapat disimpulkan bahwa azab Allah itu pasti datang bagi siapa saja yang zalim dan melampaui batas. Namun, waktu dan caranya adalah hak prerogatif Allah sepenuhnya. Tugas seorang hamba bukanlah untuk tergesa-gesa meminta azab, melainkan untuk tetap konsisten dalam menyampaikan kebenaran dan menjalankan kewajiban. Allah Maha Teliti dalam perhitungan-Nya dan tidak akan pernah menyalahi janji. Kehancuran itu dijamin, tetapi kesabaran dan ketetapan Allah memiliki hikmah yang Maha Dalam.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar