1 Tahun Prabowo-Gibran: Demo Mahasiswa Lumpuhkan Jalan Jakpus, Ini Yang Mereka Tuntut!

- Senin, 20 Oktober 2025 | 18:50 WIB
1 Tahun Prabowo-Gibran: Demo Mahasiswa Lumpuhkan Jalan Jakpus, Ini Yang Mereka Tuntut!
Macet Parah di Jakarta Pusat Imbas Demo Mahasiswa Tuntut Evaluasi Prabowo-Gibran

Macet Parah di Jakarta Pusat Imbas Demo Mahasiswa Tuntut Evaluasi Prabowo-Gibran

Aksi demonstrasi mahasiswa yang menuntut evaluasi satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengakibatkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan utama Jakarta Pusat pada Senin (20/10/2025) sore.

Daftar Jalan yang Macet Akibat Demo

Pantauan di lokasi menunjukkan kemacetan terjadi di beberapa titik vital. Berikut adalah daftar ruas jalan yang terdampak:

  • Jalan Medan Merdeka Barat arah Sudirman-Thamrin.
  • Jalan Budi Kemuliaan arah Sudirman-Thamrin.
  • Jalan Kebon Sirih dari arah Tanah Abang.
  • Area sekitar Tugu Tani dari arah Cikini, Menteng, dan Senen menuju Stasiun Gambir melalui Jalan Ridwan Rais/Medan Merdeka Timur.

Akibat penutupan Jalan Medan Merdeka Selatan sebagai lokasi pusat aksi, arus kendaraan terpaksa dialihkan. Banyak kendaraan dari Jalan Veteran memilih melalui Jalan Abdul Muis untuk menghindari titik demo.

Kemacetan Diperparah Jam Pulang Kerja

Situasi kemacetan ini semakin parah karena bertepatan dengan puncak jam pulang kerja. Hal ini menyebabkan antrean kendaraan yang panjang dan waktu tempuh perjalanan yang membengkak bagi para pengendara yang melintas di kawasan Jakarta Pusat.

17 Tuntutan Mahasiswa untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

Aksi demonstrasi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai kampus, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). Para demonstran menyampaikan 17 tuntutan, dengan poin utama mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi kinerja menteri-menteri di Kabinet Merah Putih yang dinilai bermasalah.

Kehadiran massa dalam jumlah besar dan penutupan jalan sementara menjadi penyebab utama kemacetan yang melanda kawasan strategis ibu kota pada sore hari tersebut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar