Menkeu Purbaya Janji Kurangi Utang dan Pangkas Belanja Tidak Produktif
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk menekan penerbitan utang baru. Dalam arah kebijakannya, Kementerian Keuangan akan berupaya mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan dari utang. Namun, jika utang tetap diperlukan, penggunaannya harus memberikan dampak nyata dan maksimal bagi perekonomian nasional.
"Kita akan coba mengurangi penerbitan utang seoptimal mungkin. Dalam artian, jika kita berutang pun, pemakaiannya harus maksimal, tidak boleh ada kebocoran, dan harus menciptakan pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan rakyat seoptimal mungkin," ujar Purbaya dalam Zoom Meeting bersama media di Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/10/2025).
Fokus pada Efisiensi Belanja Negara
Selain pengendalian utang, Menkeu Purbaya juga menekankan pentingnya efisiensi belanja pemerintah. Ia berkomitmen untuk memangkas pos-pos pengeluaran yang dinilai tidak produktif, tanpa mengganggu program-program prioritas nasional yang sedang berjalan.
"Kita akan kontrol belanja pemerintah supaya lebih baik, sehingga belanja yang tidak perlu bisa saya potong. Bukan memotong program pemerintah, tetapi memotong program yang tidak efisien dan hanya memboroskan uang negara, yang sebagian diperoleh dari utang," tegasnya.
Kondisi Utang Pemerintah Hingga Pertengahan 2025
Hingga akhir Juni 2025, total outstanding utang pemerintah pusat tercatat sebesar Rp9.138,05 triliun, setara dengan 39,86% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Rasio utang ini semakin mendekati batas psikologis 40% yang selama ini menjadi acuan pemerintah.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, komposisi utang tersebut terdiri dari pinjaman sebesar Rp1.157,18 triliun dan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp7.980,87 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan tipis dibandingkan posisi Mei 2025 yang mencapai Rp9.177,48 triliun.
Artikel Terkait
Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Jombang Berhenti Beroperasi Akibat Dana Operasional dari BGN Mandek
Timnas Indonesia Tutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan Kemenangan Sempurna, Taklukkan Mozambik 1-0
WNA Singapura Ditemukan Tewas di Apartemen Batam Center, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Timnas Putri Indonesia Ditahan Imbang Kamboja di Laga Penutup FIFA Matchday