Politikus Partai Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak, menanggapi konflik bersenjata yang terjadi antara Thailand dan Kamboja. Menurutnya, ucapan Presiden Prabowo yang disampaikan jauh-jauh hari terbukti.
"Kini, Perang Kamboja vs Thailand pun terjadi. Peta konflik semakin mendekati," kata Dahnil seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Jumat, 25 Juli 2025.
Menurutnya, situasi ini sesungguhnya telah diprediksi Presiden Prabowo Subianto yang mengingatkan mengenai potensi terjadinya perang di kawasan.
Dahnil menyebut, Prabowo saat menjabat Menteri Pertahanan pernah mendapat cemoohan saat mengingatkan kemungkinan munculnya perang tradisional dan ketika mengupayakan modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia.
"Ramai-ramai orang pintar ngomong bahwa zaman sekarang tak akan ada perang tradisional yang ada adalah perang informasi teknologi dan lainnya," sambungnya.
Ia menambahkan, sejak awal Prabowo telah mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pertahanan nasional, termasuk melalui pembaruan alutsista yang sudah uzur.
"Semua peringatan Pak Prabowo kini terjadi, dan sejak awal beliau telah mempersiapkan langkah-langkah strategis," pungkasnya.
Sumber: rmol
Foto: Tentara Kamboja mengisi ulang peluncur roket ganda BM-21 di provinsi Preah Vihear/Net
Artikel Terkait
Suara Kritis di Tubuh NU: Tolak Board of Peace dan Desak PBNU Kembali ke Khittah
Sepucuk Surat Perpisahan untuk Mama Reti: Bocah 10 Tahun Gugur Demi Buku
Prabowo Siap Mundur dari Board of Peace Jika Tak Bela Palestina
MUI Tegaskan Syarat: Tak Ada Ruang bagi Israel di Board of Peace Tanpa Pengakuan Kedaulatan Palestina