Kebijakan itu ditentang karyawan dengan melakukan aksi mogok kerja. Petugas keamanan dan karyawan bahkan beradu jotos dalam peristiwa itu.
Head of Media Relations Department PT IMIP Dedy Kurniawan saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan insiden tersebut.
Dia pun memastikan karyawan kontraktor yang anarkis teridentifikasi.
“Kami akan mengambil langkah tegas dan menyerahkan kasus ini kepada pihak berwenang,”ucap Dedy.
Dedy mengatakan anggota polisi di lokasi juga ikut diserang dalam kericuhan tersebut.
"Sejumlah petugas safety IMIP, security kawasan, polisi dan seorang karyawan PT DSI (Dexin Steel Indonesia) yang terluka akibat diserang dan dikeroyok karyawan kontraktor. Selain itu, sejumlah mobil patroli safety juga dibakar dan dirusak oleh mereka,"ujar Dedy
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel Tegaskan Anggaran Sewa Helikopter Rp 2 Miliar Belum Direalisasi
Arus Balik Lebaran 2026 Resmi Berakhir, 3,38 Juta Kendaraan Masuk Jabotabek
Kebocoran Diduga Picu Ledakan dan Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi
Aturan Larangan Ponsel di Sekolah Makassar Picu Pro-Kontra di Kalangan Siswa