Hadir pula perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
"Dengan demikian, legitimasi sidang kali ini sangat representatif karena ada pakar dan Duta Besar dan kita konfirmasi di daerah-daerah mereka tidak ada yang menyaksikan bulan di bagian timur, yang adanya di bagian barat," tutup Menag.
Keputusan isbat ini mengacu hasil pantauan atau rukyatul hilal yang digelar di 125 lokasi seluruh Indonesia.
Dengan demikian, keputusan Kemenag ini sama dengan penetapan Pengurus Pusat Muhammadiyah, yakni awal Ramadan digelar serempak mulai besok.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Kementan Tegaskan Komitmen Jaga Peternak dan Pertahankan HET
APPSI Perkuat Peran Stabilisasi Harga Pangan Dukung Program Pemerintah
Dua Pria Bersenjata Celurit Rampok Minimarket di Palangka Raya
Lechumanan Desak Polisi Tahan Roy Suryo, Kubu Jokowi Serahkan ke Jalur Hukum