Seorang pengemudi ojek online (ojol) mengeluhkan penghasilannya yang tak lagi mencukupi kebutuhan pokok, termasuk biaya sewa motor. Dalam unggahan yang viral di media sosial, ia mempertanyakan anggapan bahwa para pekerja di sektor ini kurang bekerja keras.
“Seharian narik. Tapi penghasilannya ga cukup utk biaya sewa motornya. Apalagi utk makan, uang kontrakan, dll,” tulisnya, menggambarkan ironi di tengah tekanan ekonomi yang kian berat.
Keluhan ini muncul di tengah rendahnya capaian ekonomi yang disebut-sebut pengamat sebagai kondisi mengkhawatirkan. Harga sembako yang terus melambung dan upah yang tak kunjung naik membuat masyarakat membatasi pengeluaran di luar kebutuhan pokok.
Akibatnya, kebiasaan konsumsi pun bergeser. Mereka yang biasa membeli makanan online kini lebih memilih membawa bekal. Pelanggan ojek online juga mulai beralih ke angkutan umum yang lebih murah, meski harus bangun lebih pagi.
“In this economy, everyone is struggling,” tulisnya, menekankan bahwa semua kalangan kini merasakan dampak kesulitan ekonomi.
Artikel Terkait
Pemerintah Tetapkan Driver Ojol sebagai Pelaku UMKM, Ini Keuntungannya
Kementerian UMKM Pastikan Driver Ojol Naik Kelas Saat Masuk Ekosistem UMKM
Trump Pilih Tekanan Ekonomi, Tunda Serangan Militer ke Iran
Laba Perusahaan Industri Besar China Tumbuh 18,7 Persen di Semester I 2026