Tuchel Coret Foden, Palmer, dan Alexander-Arnold dari Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026

- Jumat, 22 Mei 2026 | 11:01 WIB
Tuchel Coret Foden, Palmer, dan Alexander-Arnold dari Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026

Manajer baru Tim Nasional Inggris, Thomas Tuchel, secara resmi telah mengumumkan 26 pemain yang akan membela Three Lions di Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Utara. Pengumuman yang dirilis menjelang akhir Mei ini langsung memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat sepak bola global.

Keputusan Tuchel dinilai berani dan radikal. Pelatih asal Jerman itu menerapkan kebijakan berbasis performa terkini di level klub, yang berakibat pada pencoretan sejumlah megabintang langganan timnas. Mereka yang selama ini menjadi pilar utama harus rela kehilangan tempat demi pemain yang tengah berada di puncak performa.

Berdasarkan laporan media terkemuka Inggris, beberapa nama besar harus mengubur mimpi tampil di Piala Dunia tahun ini. Phil Foden dan Cole Palmer, dua kreator serangan papan atas, secara mengejutkan dicoret. Penurunan menit bermain dan inkonsistensi performa di level klub musim ini membuat posisi nomor 10 mereka direbut pemain lain.

Di lini belakang, perombakan besar juga terjadi. Faktor kebugaran, cedera, dan skema taktis baru membuat nama-nama seperti Trent Alexander-Arnold, Harry Maguire, dan Luke Shaw tidak masuk dalam rombongan pesawat menuju Amerika Serikat.

Untuk posisi penjaga gawang, Tuchel masih memercayakan Jordan Pickford sebagai pilihan utama. Ia akan didampingi oleh Dean Henderson dan James Trafford sebagai pelapis.

Di sektor pertahanan, delapan nama dipanggil, termasuk John Stones, Marc Guéhi, dan Ezri Konsa. Yang menarik perhatian adalah kehadiran Myles Lewis-Skelly, bintang muda serbabisa asal Arsenal yang menjadi salah satu pemain kesukaan Tuchel. Selain itu, Dan Burn, Reece James, Tino Livramento, Jarell Quansah, dan Nico O’Reilly juga masuk dalam daftar.

Lini tengah diisi oleh enam pemain. Jude Bellingham diplot sebagai motor serangan dan pilar kreativitas utama. Declan Rice, Kobbie Mainoo, dan Morgan Rogers menjadi opsi lainnya. Jordan Henderson dipanggil kembali untuk menyuntikkan aspek kepemimpinan dan pengalaman di turnamen besar. Elliot Anderson juga mendapat tempat.

Di lini depan, Harry Kane tetap menyandang ban kapten sekaligus tumpuan utama lumbung gol. Ia akan didukung oleh Ollie Watkins dan Ivan Toney, yang dibawa sebagai opsi strategis di babak kedua dan spesialis tendangan penalti. Bukayo Saka, Anthony Gordon, dan Marcus Rashford yang kembali tampil impresif di Barcelona juga masuk skuad. Noni Madueke dan Eberechi Eze melengkapi daftar penyerang.

Langkah awal pembuktian taktik Tuchel akan langsung diuji di babak penyisihan grup. Tergabung di Grup L, Inggris dijadwalkan memulai laga pembuka yang sengit melawan Kroasia pada 17 Juni 2026 di Dallas, Amerika Serikat. Setelah itu, Three Lions akan menghadapi tantangan dari Ghana dan Panama.

Para pendukung setia kini dapat memantau perkembangan harian kondisi fisik pemain serta berita internal tim melalui platform resmi England Football. Pertanyaannya kini, apakah keputusan radikal Tuchel ini akan berbuah trofi emas, atau justru menjadi blunder besar? Publik akan segera melihat jawabannya di lapangan hijau.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar