BONE Suasana berbeda terasa di Novena Hotel, Minggu (26/4/2026) lalu. Bukan sekadar rapat biasa, melainkan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP Kabupaten Bone yang berlangsung cair. Dan yang menarik, dari awal sampai akhir, acara ini diwarnai kekompakan. Betul-betul kompak.
Hadir dalam kesempatan itu jajaran pengurus DPW PPP Sulsel. Tapi yang paling mencolok, mayoritas PAC se-Kabupaten Bone kompak satu suara. Mereka mendukung Khairul Amran untuk kembali memimpin partai berlambang Ka’bah itu. Bukan tanpa alasan, tentu.
Menurut para perwakilan PAC, kepemimpinan Khairul selama ini dinilai berhasil. Ia dinilai mampu menjaga stabilitas partai. Struktur kepengurusan dari tingkat atas hingga bawah pun terbilang kuat. Belum lagi eksistensi PPP di tengah masyarakat yang makin terasa. Buktinya? Di bawah komandonya, PPP Bone berhasil merebut lima kursi di DPRD. Bahkan, dapat jatah kursi pimpinan dewan juga.
Seorang perwakilan PAC dalam forum itu angkat bicara. Katanya, “Seluruh PAC sepakat dan solid mendukung kembali saudara Khairul Amran untuk memimpin PPP Bone. Kepemimpinan beliau terbukti mampu menjaga kekompakan dan membawa partai semakin berkembang.”
Di sisi lain, Khairul Amran sendiri tampak tidak menyangka. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan lagi padanya. “Ini amanah yang berat,” ujarnya pelan, tapi penuh keyakinan.
Ia lalu menjelaskan, pelaksanaan Muscab kali ini menggunakan sistem formatur. Maksudnya, nanti akan dibentuk tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan DPC PPP Bone secara kolektif. Bukan ditunjuk sepihak, gitu. Semua lewat mekanisme bersama.
Lebih dari sekadar seremoni, Muscab ini jadi ajang konsolidasi. Momentum penting untuk memperkuat soliditas internal partai. Apalagi, agenda politik ke depan makin dekat. Khairul yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Bone ini menegaskan komitmennya. “PPP Bone akan terus memperkuat konsolidasi, membangun komunikasi politik yang baik, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak semua kader untuk tetap solid. Jangan mudah terpecah belah. “Kita harus bergerak bersama,” katanya, “menghadapi tantangan politik ke depan. Termasuk mempersiapkan strategi untuk kontestasi mendatang.”
Harapannya, Muscab ini bukan sekadar acara tahunan. Tapi jadi titik awal penguatan organisasi yang lebih solid. Agar PPP bisa makin berkontribusi dalam pembangunan daerah. Serta, yang tak kalah penting, pelayanan kepada masyarakat makin maksimal. Semoga saja.
Artikel Terkait
Laksamana Sukardi Sebut Kriminalisasi Kebijakan Publik Ancam Legitimasi Hukum
Guru SMP di Indramayu Diduga Cabuli 22 Siswa, Pelaku Kabur Masuk DPO
Trump dan Melania Dievakuasi Darurat Usai Penembakan di Acara Makan Malam Wartawan Gedung Putih
Basarnas Cari Perempuan 51 Tahun Hilang di Hutan Battang Barat Palopo