Bagi warga Sulsel yang berencana menunaikan ibadah haji, ada kabar penting yang perlu disimak. Pemerintah secara resmi menyatakan, jalur haji furoda alias visa non-kuota tak akan tersedia untuk musim haji 2026 mendatang. Kebijakan ini muncul menyusul langkah Arab Saudi yang menutup keran penerbitan visa semacam itu.
Ikbal Ismail, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Sulsel, dengan tegas memperingatkan masyarakat. Menurutnya, jangan lagi percaya pada iming-iming berangkat haji lewat jalur furoda.
"Bagi masyarakat Sulsel, kami ingatkan jangan mudah tergiur. Apalagi kalau ada tawaran bayar untuk bisa berangkat tahun ini, atau pakai jalur haji furoda. Sekarang sudah tidak ada jalur itu," tegas Ikbal, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, seluruh akses masuk ke Arab Saudi kini diperketat. Hanya visa haji resmi yang diakui dan bisa digunakan.
Tak hanya ke masyarakat, peringatan serupa juga ditujukan kepada biro perjalanan haji dan umrah di seluruh Sulawesi Selatan. Mereka diminta untuk tidak lagi memasarkan paket-paket haji melalui jalur yang sudah ditutup itu. Jika melanggar? Sanksinya berat. Mulai dari pencabutan izin operasional hingga proses hukum yang menunggu.
Sebenarnya, tingginya minat pada jalur furoda ini mudah dipahami. Masa tunggu haji reguler yang begitu lama mendorong banyak orang mencari cara lain. Jalur furoda sebelumnya menawarkan jalan pintas tanpa antre panjang, meski dengan biaya yang melambung tinggi.
Artikel Terkait
Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
Mahfud MD Kritik Inflasi Pengamat Pro dan Kontra Pemerintah
Tiga Warga Sipil Ditembak di Sinak, Papua, TNI-PMI Evakuasi Korban
Wakil Bupati Bone Resmikan Studio Podcast dan Luncurkan Buku di SMA Negeri 8