Ia menambahkan, "Nah, ini memberikan peluang PTS semakin sempit."
Kondisi itu, diakui Fikri, mendorong pembentukan Panitia Kerja (Panja) di DPR. Latar belakangnya sederhana: banyak keluhan berdatangan dari pihak PTS terkait kebijakan PTN. Ia menilai perlu penataan ulang agar tidak terjadi dominasi satu pihak. Harapannya, tercipta keseimbangan yang lebih sehat.
Persoalan Lain: Program Studi yang Mirip-mirip
Selain soal jalur masuk, DPR juga menyinggung masalah lain yang tak kalah pelik: tumpang tindih program studi. Fikri melihat ada kemiripan antara program studi di bawah Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, hingga Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga (PTKL).
Hal ini, menurutnya, berpotensi memicu persaingan tidak sehat dengan PTS yang sudah lebih dulu ada.
"Ini peringatan buat mereka untuk harus diatur prodinya supaya saling mendukung," jelas legislator dari Jawa Tengah IX itu.
Ia punya gambaran agar setiap institusi punya keunggulan masing-masing. "Mungkin nanti PTS tertentu unggulnya di bidang apa, PTS lain unggul di bidang apa, sehingga tidak saling berhimpitan atau beririsan."
Artikel Terkait
IHSG Menguat ke 7.500, Analis Buka Target 7.856 dengan Peringatan Koreksi
Kasus Korupsi CCTV Rp2 Miliar di Makassar Mandek, Kejaksaan Dinilai Lamban
Berkas Kasus Penyiraman Andrie Yunus Dinyatakan Lengkap, Segara Dilimpahkan ke Pengadilan Militer
Islah Bahrawi Ungkap Mahfud MD sebagai Inspirasi Keberaniannya Kritik Prabowo