Islah Bahrawi Ungkap Mahfud MD sebagai Inspirasi Keberaniannya Kritik Prabowo

- Senin, 13 April 2026 | 19:00 WIB
Islah Bahrawi Ungkap Mahfud MD sebagai Inspirasi Keberaniannya Kritik Prabowo

Islah Bahrawi belakangan ini ramai diperbincangkan. Tokoh Madura yang memimpin Jaringan Moderat Indonesia itu menyampaikan kritik pedasnya kepada Presiden Prabowo, salah satunya dalam sebuah forum di Komunitas Utan Kayu. Suaranya yang lantang langsung menyita perhatian.

Di tengah situasi yang kerap menekan suara-suara kritis dari aktivis dan akademisi, sikap Islah ini terasa cukup berani. Lantas, dari mana ia mendapatkan keberanian seperti itu? Ternyata, ada satu sosok yang menjadi inspirasinya: Mahfud MD.

“Saya belajar dari Pak Mahfud,” ujar Islah.

“Saya tahu kalau Pak Mahfud itu dianggap ‘peluru tak terkendali’ oleh Gus Dur. Kenapa sih atribusi ini Gus Dur lekatkan ke Pak Mahfud? Setelah saya melihat, ternyata memang satu ilmu menurut saya. Orang itu tidak akan takut dengan apapun, tidak akan minder dengan apapun kalau dia itu merasa menguasai keilmuan yang dia bicarakan,” jelasnya dalam sebuah wawancara yang ditayangkan di kanal YouTube Mahfud MD Official, Sabtu lalu.

Bagi Islah, penguasaan ilmu adalah modal utama. Itu yang membuat seseorang bisa tegak menyuarakan kebenaran tanpa gentar. Namun begitu, itu saja belum cukup. Ia menekankan, integritas dan kebersihan diri juga kunci, agar seseorang tidak mudah ‘tersandera’ oleh kepentingan apa pun.

“Itu kenapa saya harus bisa seperti Pak Mahfud, itu yang membuat saya berani. Tapi bukan hanya itu saja, kalau ada etik dan moral yang tidak bisa dijaga, tetap juga orang bisa terbeli keberaniannya, orang bisa takut kalau dia tersandera. Sehingga, kemudian saya belajar lagi kepada Pak Mahfud, ternyata Pak Mahfud itu memang tidak bisa dibeli oleh siapapun, sehingga dia betul-betul menjadi peluru tak terkendali. Dia akan berani menyuarakan yang benar itu benar yang salah itu salah,” tegasnya.

Prinsip-prinsip yang dipegang teguh Mahfud itulah yang menginspirasi Islah. Menurutnya, keberanian seseorang bisa dilihat dari rekam jejak dan kebiasaannya.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar