Langit di atas Gunung Tanggamus, Kabupaten Tanggamus, Lampung, mendadak jadi tontonan warga Rabu lalu. Bukan sembarang awan, melainkan formasi aneh yang berputar-putar, mirip kipas raksasa atau piringan yang melayang. Fenomena alam yang disebut awan lenticularis ini sempat bikin heboh dan cemas.
Video penampakannya pun ramai beredar. Dalam rekaman itu, terlihat jelas bentuk awannya yang unik dan jarang terlihat.
"Iya kemarin itu muncul tiba-tiba, kami pikir bakal terjadi puting beliung. Pada takut awalnya, untung nggak terjadi apa-apa,"
Kata Ari, salah seorang warga yang menyaksikan langsung.
Lantas, apa sebenarnya yang terjadi? Menurut penjelasan BMKG, awan jenis ini sebenarnya bukan hal yang aneh. Prakirawan BMKG Raden Inten Lampung menyebut, awan lenticularis kerap muncul di sekitar pegunungan.
Namun begitu, kemunculannya tidak bisa diprediksi setiap saat. Semuanya tergantung pada sejumlah faktor yang harus berpadu.
"Fenomena awan lenticularis ini cukup sering terjadi, terutama di daerah pegunungan atau perbukitan dengan angin kencang dan kondisi udara stabil," jelas Prakirawan BMKG lainnya, Helena Adianova.
"Namun kemunculannya sangat bergantung pada faktor geografis dan cuaca spesifik seperti topografi wilayah dan kelembaban udara,"
sambungnya.
Intinya, bentuk awan yang menakjubkan itu adalah hasil dari angin yang mendorong udara lembab melintasi gunung. Prosesnya menciptakan gelombang di sisi lainnya, dan di puncak gelombang itulah awan lentikular terbentuk. Jadi, ini murni fenomena alamiah. Bukan pertanda bencana, melainkan sekadar pertunjukan singkat dari dinamika atmosfer kita.
Artikel Terkait
Prabowo Pakai Mobil Maung Garuda di KTT ASEAN Cebu, Jadi Sorotan Diplomasi
Pesanan MG MGS5 EV Tembus 1.000 Unit dalam Perkenalan Perdana di IIMS 2026
Tiga Keluarga Tewas dalam Kecelakaan Bus ALS, Sang Kakek Kehilangan Anak, Menantu, dan Cucu
Ade Armando Mundur dari PSI di Tengah Gelombang Protes dan Laporan Polisi Terkait Dugaan Pemotongan Ceramah Jusuf Kalla