Alamsyah mengakui sempat ada kendala. Posisi ular yang melingkar di dalam lubang itu membuat mereka kesulitan menarik bagian kepalanya. Tapi, berkat kerja sama dan pengalaman tim, akhirnya ular piton raksasa itu berhasil ditarik keluar dari persembunyiannya.
"Meskipun posisinya sulit di dalam lubang sungai, tim berhasil mengevakuasi dan mengamankan ular tersebut," kata Alamsyah menambahkan.
Begitu berhasil dilumpuhkan, ular sepanjang badan mobil itu langsung dimasukkan ke dalam karung. Ia kemudian dibawa ke markas Damkar Mamuju, agar tidak lagi mengganggu dan meresahkan warga Rangas.
Pasca insiden ini, pihak Damkar pun mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Terutama bagi mereka yang rumahnya berdekatan dengan kebun atau kawasan hutan. Imbauannya jelas: jangan coba-coba mengambil tindakan sendiri jika bertemu dengan hewan buas atau berbisa. Lebih baik laporkan saja ke pihak berwenang yang punya peralatan dan keahlian memadai.
Artikel Terkait
Prabowo Dorong Pencak Silat Menuju Olimpiade, Tekankan Pentingnya Jaga Kemurnian
Bupati Tulungagung Ditahan KPK, Modus Pemerasan Kembali Mencuat
Perundingan AS-Iran di Islamabad Berakhir Tanpa Kesepakatan
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari Sabtu