Video itu menyebar cepat, bikin geram banyak orang. Di media sosial, jagat maya riuh dengan rekaman seorang oknum Bhabinkamtibmas di Grobogan, Jawa Tengah. Aksi pungli, begitu orang menyebutnya. Kali ini, sasarannya rombongan ibu-ibu yang lagi kumpul halalbihalal.
Lokasinya di Lapangan Desa Kunjeng, Kecamatan Gubug. Suasana sore itu sebenarnya santai saja. Para emak-emak itu cuma duduk-duduk menunggui anak mereka yang sedang latihan bola di pinggir lapangan. Tiba-tiba, kedatangan oknum tersebut yang meminta "jatah keamanan".
Nilai permintaannya? Dua ratus ribu rupiah. Alasannya, katanya untuk biaya pengamanan dua orang petugas. Wajar saja, permintaan ini langsung bikin warga curiga. Ada yang jeli, lalu mengeluarkan ponsel dan mulai merekam sambil bertanya-tanya.
"Kami sempat tanya uang keamanan itu untuk apa, tapi tidak direspon dengan jelas. Katanya itu bagian dari kebijakan Polsek,"
Anis Aminah, salah satu warga yang ada di sana, mengungkapkan hal itu. Suaranya terdengar jelas dalam rekaman.
Bukannya menjawab, oknum polisi itu malah naik pitam. Dia berusaha merebut ponsel dan berupaya menghapus bukti videonya. Tapi warga sudah terlanjur menolak memberikan uang. Mereka kompak. "Kami menolak karena merasa kegiatan kami hanya duduk-duduk nunggu anak latihan bola, kok dimintai uang keamanan," tambah Anis.
Artikel Terkait
Pemerintah Apresiasi Meta, Beri Catatan Merah untuk Google Soal Perlindungan Anak
Gubernur Jakarta Tegas Tanggapi Video Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang
LPS Soroti Tingkat Bunga Simpanan Bank Masih di Atas Batas, Kredit pun Sulit Turun
OCBC NISP Bagikan Dividen Rp1,03 Triliun, Catat Jadwal Pentingnya