Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Ngawi AKP Jaiz Bintoro memberikan penjelasan.
"Dugaan sementara penyebab ledakan karena adanya kebocoran tabung gas pada saluran unit ketel pengering. Kami sudah mengamankan lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Jadi, titik awalnya memang dari unit ketel pengering alat itu. Polsek Ngawi bersama Satreskrim langsung turun tangan, mengolah TKP untuk mengungkap penyebab pastinya. Hasil pemeriksaan awal memang mengarah pada kebocoran gas yang memicu ledakan hebat tersebut.
Menyikapi hal ini, operasional SPPG terpaksa dihentikan sementara. Garis polisi sudah dipasang mengelilingi area kejadian. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, selain untuk kepentingan penyelidikan, juga demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Warga dan karyawan lain diminta menjauhi lokasi yang masih dianggap rawan.
Artikel Terkait
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria Barru, Diduga Korban Tenggelam Saat Cari Kerang
Kisah Prajurit Ngatijan dan Ilmu Kebal yang Selamatkan Rekan dari Tembakan Belanda di Papua
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah
Kedubes Iran Kunjungi Keluarga di Kampar yang Beri Nama Bayi Ali Khamenei