Ruang kerja Wali Kota Makassar menjadi saksi penegasan komitmen penting, Rabu lalu. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama pemerintah kota sepakat untuk lebih serius menata kawasan pelabuhan dan kota secara terpadu. Kolaborasi ini bukan sekadar wacana, tapi akan diwujudkan dalam dua proyek nyata: dukungan pembangunan Taman Km 0 dan penataan parkir truk di area pelabuhan.
Pertemuan itu dihadiri oleh Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, dan Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis. Mereka berbincang langsung dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Munafri tak menyembunyikan antusiasmenya. Baginya, Taman Km 0 bukan cuma sekadar tambahan ruang hijau. Ia berharap taman itu bisa menjadi ikon baru yang mempercantik wajah pesisir kota, yang selama ini lekat dengan kesibukan bongkar muat pelabuhan.
"Kami mengapresiasi dukungan Pelindo dalam pembangunan Taman Km 0," ujar Munafri.
"Taman ini dirancang jadi ruang publik yang representatif. Harapannya, tentu saja bisa memperkuat citra Kota Makassar, khususnya di kawasan yang berbatasan langsung dengan Pelabuhan Makassar."
Namun begitu, pembicaraan tak berhenti di taman. Masalah klasik di area pelabuhan, yaitu parkir truk yang kerap semrawut, juga jadi perhatian serius. Kerja sama penataan parkir dianggap sebagai langkah krusial. Tujuannya jelas: melancarkan arus lalu lintas dan pada akhirnya meningkatkan efisiensi distribusi logistik di kota ini.
Lebih Dari Sekadar Taman: Strategi Jangka Panjang Pelabuhan
Di sisi lain, Pelindo melalui Farid Padang menegaskan dukungan penuhnya. Program pemerintah kota ini dinilai sejalan dengan agenda internal mereka untuk menata kawasan pelabuhan agar lebih tertib dan modern.
Artikel Terkait
Roti Maros, Camilan Manis Khas Sulawesi Selatan dengan Isian Selai Srikaya
Menteri Pertanian Soroti Rembesan Gula Rafinasi yang Rugikan Petani dan BUMN
Prabowo Ingatkan Ancaman Manipulasi AI dan Akun Palsu di Media Sosial
Warga Makassar Tertipu Rp12 Juta dalam Penawaran Tukar Uang Baru di Facebook