Suasana haru dan duka yang pekat menyelimuti Dukuh Ledok, Kulonprogo, sejak Sabtu siang. Di kediaman keluarga Farizal Rhomadon, tangis para pelayat tak henti-hentinya. Mereka berdatangan, satu per satu, untuk menguatkan sanak famili yang ditinggalkan. Semua mata tertuju ke jalan, menanti kepulangan sang prajurit.
Kopda Anumerta Farizal Rhomadon, prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon, akhirnya akan dibawa pulang. Menurut rencana, jenazahnya akan tiba di rumah duka pada malam hari untuk disemayamkan. Prosesi pemakaman sendiri baru akan digelar keesokan harinya, Minggu, di Taman Makam Pahlawan Girijoyo, Wates.
Perjalanan terakhirnya memang panjang dan penuh penghormatan. Dari Lebanon, jenazah diterbangkan ke tanah air melalui Bandara Soekarno-Hatta. Di sana, serangkaian prosesi militer berlangsung khidmat. Sekitar pukul lima lebih tiga puluh lima sore, pesawat yang membawanya mendarat. Jenazah lalu menjalani proses kargo.
Tak lama setelahnya, sekitar pukul setengah tujuh, peti dibawa ke gudang Baloghan untuk pergantian peti jenazah. Proses ini berlangsung cepat. Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, tepatnya pukul tujuh seperempat, perjalanan dilanjutkan menuju ruang VIP bandara.
Artikel Terkait
Polres Bone Amankan 500 Gram Sabu dan Tersangka dalam Operasi Undercover
FAO Catat Kenaikan Harga Pangan Global Kedua Kalinya Berturut-turut
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Perairan Mentawai, Belum Ada Laporan Kerusakan
PSM Makassar Ditahan Imbang Persis Solo 1-1 di BRI Liga 1