murianetwork.com - QATAR dan Perancis berperan sebagai perantara dalam mencapai kesepakatan dengan Israel dan Hamas untuk memberikan obat-obatan mendesak kepada sekitar 45 sandera Israel yang ditahan oleh Hamas di Gaza.
Kesepakatan tersebut disepakati sebagai imbalan atas bantuan kemanusiaan dan medis bagi warga sipil yang paling rentan di Jalur Gaza.
Bantuan tersebut dijadwalkan akan berangkat dari Qatar menuju Mesir pada hari Rabu sebelum kemudian dibawa melintasi perbatasan Rafah.
Baca Juga: PBB Akui Kesulitan Kirim Bantuan Kemanusiaan Karena Gaza Terus Dibombardir Israel
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, menjelaskan dalam pernyataannya bahwa kesepakatan tersebut akan mengirimkan obat-obatan dan bantuan kemanusiaan lainnya kepada warga sipil di daerah Jalur Gaza yang paling terkena dampak dan rentan.
Sebagai imbalan, Israel setuju untuk memberikan obat-obatan yang dibutuhkan kepada tawanan mereka di Gaza.
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April