Kebocoran Diduga Picu Ledakan dan Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi

- Kamis, 02 April 2026 | 12:30 WIB
Kebocoran Diduga Picu Ledakan dan Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi

Malam itu, Rabu (1 April 2026), warga sekitar Cimuning dikejutkan oleh ledakan keras di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Asap tebal langsung membubung, disusul kobaran api yang menghanguskan area penyimpanan gas. Setelah berjam-jam, barulah pemadam kebakaran berhasil menguasai situasi.

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, pun turun langsung meninjau lokasi keesokan harinya. Dari keterangan sejumlah saksi, ada gambaran awal soal pemicu musibah ini. "Sumber kebakarannya, menurut saksi, berasal dari kebocoran. Tepatnya saat proses pengisian dari mobil tangki ke tabung besar," jelas Harris kepada awak media, Kamis (2/4).

Namun begitu, Harris menegaskan bahwa kesimpulan final belum bisa diambil. Pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan yang lebih mendalam. "Kita serahkan ke Laboratorium Forensik Polri. Mereka yang akan melakukan investigasi menyeluruh. Untuk saat ini, lokasi masih belum bisa dimasuki sembarangan," ujarnya. Ia menambahkan, tim forensik diharapkan segera turun ke lapangan hari itu juga.

SPBE Cimuning sendiri diketahui memiliki dua tabung raksasa. Satu berkapasitas 20 ribu metrik ton, dan satunya lagi 50 ribu metrik ton. Yang jadi korban kebakaran adalah tabung berukuran lebih kecil itu.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar