BONE – Irigasi Palakka di Kecamatan Tanete Riattang Timur tampak berbeda pagi itu. Bukannya air yang mengalir deras, yang terlihat justru tumpukan sampah dan material yang menyumbat. Menanggapi hal ini, Camat TRT Andi Habibie langsung turun tangan memimpin aksi bersih-bersih, Kamis lalu.
Aksi itu sendiri merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman. Habibie tak sendirian. Ia mengerahkan banyak pihak, mulai dari Lurah Cellu, kelompok tani dari Kelurahan Cellu dan Tibojong, hingga perwakilan UPT PSDA Ranting Palakka dan Bhabinkamtibmas setempat. Mereka semua bergotong royong membersihkan saluran air sepanjang kurang lebih tiga kilometer itu.
“Sesuai arahan Bapak Bupati Bone, pembersihan ini penting agar aliran air tetap lancar dan tidak mengganggu aktivitas pertanian warga,” ujar Habibie.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga bentuk kepedulian bersama. Selain untuk menjaga kebersihan, tujuannya jelas: memastikan irigasi berfungsi optimal mendukung sawah-sawah warga.
“Ini juga sebagai tindak lanjut arahan Bupati Bone agar seluruh wilayah lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” sambungnya.
Di sisi lain, camat juga tak lupa mengapresiasi semua pihak yang terlibat. Kolaborasi seperti inilah, antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, yang menurutnya jadi kunci utama menjaga lingkungan tetap asri dan bermanfaat.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan bisa dilakukan secara berkala. Tujuannya sederhana: mencegah penumpukan sampah kembali terjadi dan menjamin irigasi Palakka tetap bisa mengairi lahan pertanian untuk waktu yang lama.
Artikel Terkait
Mahfud MD Peringatkan Bahaya Autocratic Legalism dalam Diskusi Publik di UII
Wakil Bupati Bone Temui Pedagang Pasar Palakka, Bahas Pelunasan Kios hingga Sertifikat HGB
Ketua Komisi X DPR: Harkitnas Momentum Reaktualisasi Semangat Kebangkitan Hadapi Tantangan Pendidikan dan Teknologi
Siswi MI di Karawang Ditemukan Usai Kabur Empat Hari Bersama Kekasih, Polisi Ungkap Motif Keberatan Masuk Ponpes