Siswi SMP di Maros Jadi Korban Grooming dan Pemerkosaan di Makassar

- Selasa, 31 Maret 2026 | 21:00 WIB
Siswi SMP di Maros Jadi Korban Grooming dan Pemerkosaan di Makassar

Pondasi Utama Ada di Tangan Orang Tua

Lantas, bagaimana mencegahnya? Langkahnya harus terintegrasi. Tapi fondasi utamanya jelas ada di keluarga. Kapasitas pengasuhan orang tua perlu dikuatkan. Parenting skills dan kemampuan menyelesaikan masalah dalam rumah tangga adalah kunci pertama.

Ikatan yang sehat dan aman antara orang tua dan anak mutlak diperlukan. Komunikasi harus terbuka, dibarengi kepercayaan dan batasan yang jelas tentang isu sensitif. Dengan begitu, anak paham cara melindungi dirinya sendiri.

Di sisi lain, lingkungan sosial juga harus bisa jadi support system. Jangan biarkan keluarga menghadapi persoalan pengasuhan sendirian.

Kronologi Kesedihan yang Berawal dari Salah Sambung

Menurut AKP Hamka, semua berawal dari sebuah telepon. HN awalnya ingin menghubungi anak dari JR. Tapi yang mengangkat justru JR sendiri. Dari percakapan itu, komunikasi mereka terus berlanjut.

“Awalnya korban ingin menghubungi anak pelaku, namun yang merespons justru pelaku. Dari situ komunikasi berlanjut sampai akhirnya pelaku mengaku menggunakan identitas aslinya dan menjalin hubungan dengan korban,”

beber Hamka.

JR memikat korban dengan foto profil palsu. HN yang datang ke Makassar untuk Lebaran, pada hari ketiga, tepatnya 19 Maret 2026, keluar rumah sekitar pukul satu siang dan tak kembali. Keluarganya panik dan melapor.

“Korban ke Makassar untuk merayakan Lebaran bersama keluarganya. Pada hari ketiga yaitu tanggal 19 Maret 2026 korban terlihat meninggalkan kediaman sekitar pukul 13.00 Wita,” jelasnya.

Ternyata, JR memesan taksi online untuk menjemput HN di Tanjung Bunga. Mereka bertemu di sebuah mal. Usai pertemuan, JR sempat berniat mengantar pulang. Tapi dia melihat celah. Memanfaatkan ketidakharmonisan HN dengan keluarganya, dia membujuk gadis itu untuk tidak pulang.

HN menolak diantar. Akhirnya, dibawalah dia ke rumah JR di Barombong.

“Dari hasil penyelidikan, korban diketahui bersama pelaku di wilayah Barombong. Tim kemudian bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan keduanya,” kata Hamka menutup penjelasan.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar