BANGKALAN - Rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial ini cukup membuat kita menghela napas. Tampak tiga perempuan berboncengan di satu motor, tanpa helm, di Jalan Raya Tlomar, Bangkalan. Pagi itu mereka hendak ke pasar. Tapi niat itu berujung insiden.
Dari arah berlawanan, melaju sebuah motor lain. Saat ketiga ibu-ibu itu mulai menyeberang, tabrakan pun terjadi. Benturannya keras. Semua orang terpelanting, motornya berputar tak terkendali di jalan. Adegan yang mencekam itu terekam jelas.
Menurut Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, akar masalahnya jelas: pelanggaran.
"Terekam oleh CCTV kejadiannya di Desa Tlomar. Berawal dari adanya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan tiga orang ibu-ibu berkendara tanpa mengenakan helm dan berboncengan tiga hendak menyeberang. Kemudian dari arah barat melintas kendaraan roda dua di jalan yang lurus, sehingga terjadi senggolan atau kecelakaan,"
jelas Agung.
Untungnya, meski tabrakan terlihat parah, tidak ada korban jiwa. Keempat orang yang terlibat tiga ibu-ibu dan pengendara motor pria hanya mengalami luka-luka ringan. Kabarnya, peristiwa ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan, tanpa perlu berlanjut ke ranah hukum.
Namun begitu, polisi tak tinggal diam. Insiden ini jadi pengingat yang cukup keras bagi semua pengguna jalan.
"Kami imbau kepada seluruh masyarakat, pengguna jalan, pengendara kendaraan bermotor agar selalu berhati-hati,"
tegas Agung.
Pesan lainnya jelas: gunakan helm. Dan jangan berboncengan tiga. Aturan itu bukan sekadar formalitas, tapi urusan nyawa. Jalan raya bukan tempat untuk nekat atau berjudi dengan keselamatan. Rekaman viral itu adalah buktinya sebuah peringatan yang datang dari layar ponsel kita sendiri.
Artikel Terkait
MotoGP Italia 2026: Kualifikasi dan Sprint Race di Mugello Hari Ini, Veda Ega Pratama Jadi Sorotan
Polisi Gerebek Tempat Hiburan Malam di Medan, Tangkap Karyawan dan Sita Delapan Butir Ekstasi
Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026 Akibat Cedera Otot Kambuh
Gempa Magnitudo 2,4 Guncang Cirebon, BMKG: Tak Berpotensi Kerusakan