Berikut lafal niatnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi Ramadhāna lillāhi ta‘ālā
Artinya, “Saya niat puasa esok hari untuk mengganti puasa wajib Ramadhan karena Allah Ta’ala.”
Dengan memahami ketentuan ini, diharapkan kita bisa menyempurnakan ibadah Ramadan yang lalu. Jadi, jangan ditunda-tunda lagi. Selesaikan kewajiban itu dengan hati lapang, agar ibadah kita menjadi lebih khusyuk dan utuh.
Artikel Terkait
Puncak Arus Balik Lebaran, Penumpang Bandara Tembus 583 Ribu Orang
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Berpotensi Banjir dan Longsor di Sulsel Tiga Hari ke Depan
Kepala BAIS Letjen Yudi Abrimantyo Mundur, TNI Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN, Tunggu Pengumuman Resmi Usai Lebaran