Namun begitu, ada satu hal yang perlu dipertimbangkan: fasilitasnya. Pantai ini belum dikelola secara resmi. Jadi jangan harap menemukan toilet umum yang nyaman, kursi pantai, atau warung makan yang berjejer. Kamu disarankan bawa bekal sendiri kalau mau piknik dan ngobrol lama-lama di sini.
Untuk urusan ibadah, tenang saja. Ada masjid di sekitar kawasan yang bisa digunakan oleh pengunjung muslim. Tapi soal akses jalan, memang belum sepenuhnya mulus. Beberapa bagian masih berbatu dan kurang rata. Disarankan pakai kendaraan yang cukup tangguh dan ekstra hati-hati, apalagi kalau musim hujan.
Jadi, Pantai Kuri Caddi ini memang bukan untuk semua orang. Tapi kalau kamu tipe pencinta alam yang lebih menghargai keaslian dan ketenangan daripada kemewahan fasilitas, tempat ini layak dicoba. Ia menawarkan pengalaman liburan yang lebih intim dan personal dengan alam.
Maros punya banyak wajah. Dan pantai yang sunyi ini adalah salah satu sisinya yang paling jujur.
Artikel Terkait
PSSI Umumkan Susunan Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman Jadi Pelatih Kepala
BPP KKSS Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan dalam Rangka PSBM ke-XXVI
Penumpang Meninggal Dunia di Kapal Feri Kolaka-Bajoe
Ketua KKSS: Kualitas dan Nasionalisme Pengusaha Kunci Percepatan Ekonomi Nasional