Kendaraan pribadi berpelat hitam itu memang disewa, tapi aturan tetap aturan. Celah itulah yang kemudian direspons cepat oleh Pemkab Karawang. Mereka memutuskan turun tangan langsung, mengisi kekosongan bantuan yang seharusnya datang dari pihak lain.
Di sisi lain, perhatian tidak hanya berhenti pada korban yang meninggal. Bupati Aep menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan untuk korban luka-luka juga akan ditanggung oleh pemerintah daerah. Fasilitas kesehatan sudah disiagakan.
“Untuk yang luka atau masih dirawat akan kita tanggung semuanya. Termasuk RSUD Rengasdengklok siap menampung pasien untuk kontrol maupun perawatan lanjutan,” katanya.
Rangkaian kunjungan malam itu belum usai. Setelah dari Warudoyong, Bupati Aep melanjutkan perjalanan ke Desa Medangasem di Kecamatan Jayakerta. Ia juga mendatangi rumah sang sopir kendaraan di wilayah Kecamatan Pedes. “Saya akan keliling ke semua rumah korban,” tegasnya. Sebuah janji yang langsung diwujudkan dengan tindakan, menjangkau satu per satu keluarga yang terdampak musibah ini.
Artikel Terkait
PSBM 2026 Dongkrak Okupansi Hotel dan Ekonomi Lokal di Makassar
Kalapas Makassar Serahkan Klarifikasi Isu Narkoba ke Tim Humas
FKUB Tana Toraja Serukan Penolakan Tegas terhadap Judi dan Narkoba
Korlantas Cabut Sistem One Way di Ruas Tol Kalikangkung-Brebes